Kode PHP Diawali dan Diakhiri dengan Tanda Apa? Ini Jawabannya

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jawaban dari kode PHP diawali dan diakhiri dengan tanda dapat disimak di artikel ini sampai selesai. Secara sederhana, kode tersebut berguna untuk membangun aplikasi web secara dinamis dan interaktif.
Di artikel kali ini, How To Tekno juga akan menjabarkan apa itu PHP, jawaban kode PHP diawali dan diakhiri dengan tanda apa lengkap dengan informasi lainnya.
Sekilas tentang PHP
PHP adalah singkatan dari Hypertext Preprocessor. Ini merupakan bahasa pemrograman situs web server side yang bersifat open source. Dikutip dari buku PHP & MySql Secara Otodidak oleh Anhar, PHP adalah skrip yang terintegrasi dengan HTL dan berada pada server.
Umumnya PHP dipakai untuk membuat halaman situs web dan halaman yang ditampilkan di perangkat komputer. Mekanisme ini membuat informasi yang diterima klien atau pengunjung situs akan selalu yang terbaru.
Semua skrip PHP dieksekusi pada server tempat skrip tersebut dijalankan. Ada beragam web server yang mendukung bahasa pemrograman PHP, mulai dari Apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.
Selain itu, PHP juga dilengkapi berbagai macam pendukung lain seperti pendukung langsung ke berbagai macam database yang populer seperti Oracle, PostgreeeSQL, MySQL, dan lain-lain.
Baca Juga: Apa itu PHP dan Manfaatnya untuk Pemrograman
Kode PHP Diawali dan Diakhiri dengan Tanda Ini
Berdasarkan penjelasan buku Membuat Website Powerfull Menggunakan PHP oleh Diar Puji Oktavian, penulisan kode PHP diawali dengan tanda <?php dan diakhir dengan tanda ?>.
Skrip kode PHP yang dibuat pemrogram akan selalu diapit oleh kedua tanda tersebut. Sedangkan untuk skrip perintah akan diakhiri tanda titik koma (;). Berikut contoh kode PHP yang sederhana.
<?php
Echo “Hello World”;
?>
Selain contoh di atas ada pula contoh kode PHP lainnya. Dikutip dari buku berjudul Menguasai PHP dan MySQL oleh Sholecul Azis, kode PHP pada dasarnya akan disatukan dengan kode HTML.
Tujuannya untuk mempermudah pemogram dalam mengerjakan skrip kode pada situs web yang dibangun. Berikut contoh kode PHP yang digabung dengan HTML.
<html>
<head>
<title>HelloWorld</tittle>
</head>
<body>
<?
Echo “Hai ini script PHP ku yang pertama”;
?>
</body>
</html>
Selanjutnya pengguna dapat menyimpan skrip di atas dengan nama Hello pada folder server yang dipakai. Jika menggunakan server Apache, pemrogram bisa menampilkan kode PHP tersebut dengan menggunakan peramban pada URL atau alamat situs web berikut htpp://localhost/nama_file.php.
Saat skrip tersebut berhasil dibuka, kode PHP yang sudah digabungkan dengan kombinasi kode HTML akan menampilkan kode berikut.
<html>
<head>
<title>Hello World</titile>
</head>
Hai ini Script PHP ku yang pertama
</body>
</html>
Perlu diingat penulisan skrip PHP berbeda dengan HTML. Skrip PHP juga sensitif dengan huruf besar dan kecil. Karena itu tiap pemrogram atau pengembang perlu hati-hati saat menulis skrip PHP suatu program.
Tipnya, akan lebih baik jika pemrogram menuliskan skrip PHP dengan huruf kecil. Alasannya lebih enak dibaca dan cenderung konstan sehingga dapat meminimalkan kesalahan.
(IPT)
