Konten dari Pengguna

Kode Warna Resistor pada Alat Elektronik, Ini Cara Hitungnya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kode Warna Resistor. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Kode Warna Resistor. Sumber foto: Unsplash

Beberapa orang mencari tahu mengenai kode warna resistor yang terdapat pada alat-alat elektronik. Hampir semua alat listrik memberikan hambatan terhadap aliran arus listrik. Misalnya, pemanas listrik merupakan jenis kawat khusus yang hambatannya mengakibatkan alat tersebut menjadi panas.

Pada umumnya, sebuah kawat memiliki resistor yang digunakan untuk mengendalikan besar arus. Jadi, resistor ini berfungsi untuk membatasi dan mengatur arus listrik dalam suatu rangkaian elektronik.

Setiap resistor ini memiliki kode warna yang berbeda sesuai kode nilai suatu hambatan. Untuk penjelasan lebih lanjut, simak tabel kode warna resistor di bawah ini.

Cara Membaca Kode Warna Resistor

Mengutip Buku Physics Fifth Edition karya Douglas C. Giancoli, kode warna menentukan nilai suatu hambatan resistor yang biasa ditulis pada bagian luar. Berikut ini adalah daftar kode warna resistor:

  • Hitam: 0

  • Coklat: 1

  • Merah: 2

  • Jingga: 3

  • Kuning: 4

  • Hijau: 5

  • Biru: 6

  • Ungu: 7

  • Abu-abu: 8

  • Putih: 9

  • Emas: -

  • Perak: -

  • Tidak berwarna: -

Kode warna Resistor. Sumber foto: Unsplash

Resistor memiliki hambatan mulai kurang dari satu ohm sampai jutaan ohm. Dua jenis utamanya adalah resistor Gulungan Kawat yang terdiri dari kumparan kawat halus.

Selain itu, terdapat Resistor Komposisi yang biasanya terbuat dari karbon semikonduktor. Badan resistor dilindungi dengan cat atau plastik.

Penandaan Resistor

Resistor Aksial biasanya menggunakan pola pita warna untuk menunjukkan resistansi. Ada jenis resistor yang ditandas secara numerik jika cukup besar untuk dapat ditandai.

Namun, biasanya resistor ukuran kecil yang sekarang digunakan terlalu kecil untuk dapat ditandai.

Kode warna Resistor. Sumber foto: Unsplash

Nilai resistor yang berbentuk Axial ini diwakili oleh Warna-warna yang terdapat di tubuh yang berbentuk gelang. Umumnya, terdapat empat gelang di tubuh resistor, tetapi ada juga yang lima hingga enam gelang.

Gelang warna emas dan perak biasanya terletak sedikit jauh dari gelang warna lainnya sebagai tanda gelang terakhir. Gelang yang terakhir juga merupakan nilai toleransi pada nilai pada sebuah resistor.

Cara Menghitung Kode Warna Resistor

Sebelum menghitung nilai resistor, hal penting yang perlu kamu ketahui adalah resistor terdiri dari bentuknya, yaitu komponen Axial atau Radial dan komponen Chip.

Misalnya, kode angka yang tertulis di badan Komponen Chip Resistor adalah 3 6 4, cara pembacaannya adalah sebagai berikut:

  1. Masukkan Angka ke-1 langsung = 4

  2. Masukkan Angka ke-2 langsung = 7

  3. Masukkan Jumlah nol dari Angka ke 3 = 000 (3 nol) atau kalikan dengan 10³.

Maka, nilainya adalah 47.000 Ohm atau 47 kilo Ohm atau 47 kOhm. Perlu diketahui, satuan resistor adalah ohm.

Demikian uraian singkat mengenai kode warna resistor dan cara menghitungnya berdasarkan kode warna pada gelang resistor. Kamu bisa mencoba menghitungnya pada kumparan kawat resistor.

(SAN)