Konten dari Pengguna

Komponen Sistem Informasi Manajemen: Pengertian dan Jenisnya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sistem informasi. Foto: macrovector/Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sistem informasi. Foto: macrovector/Freepik

Komponen sistem informasi manajemen merupakan elemen-elemen yang membentuk sebuah sistem informasi. Sementara itu, sistem informasi merupakan penggunaan teknologi komputer dalam perusahaan sehingga informasi tersampaikan ke penggunanya.

Sistem informasi tersebut terdiri dari komponen-komponen yang diklasifikasikan menjadi enam, yaitu komponen input atau komponen masukan, komponen teknologi , komponen model, komponen output atau komponen keluaran, komponen basis data, dan komponen kontrol atau komponen pengendalian.

Semua komponen tersebut penting dan harus ada untuk membentuk satu kesatuan. Jika salah satu komponen tersebut hilang, maka sistem informasi tidak akan menjalankan fungsinya.

Berikut ini yang termasuk komponen sistem informasi manajemen adalah:

Komponen Sistem Informasi Manajemen dan Contohnya

Dikutip dari Sistem Informasi Manajemen terbitan Insan Global tahun 2016, berikut ini adalah penjelasan mengenai sistem informasi manajemen:

1. Komponen Input Sistem Informasi Manajemen

Ilustrasi data. Foto: stories via Freepik

Komponen input adalah data-data yang masuk ke dalam sistem informasi. Komponen input dalam sistem informasi manajemen ini berfungsi sebagai bahan dasar saat mengolah informasi.

Input yang masuk ke dalam sistem informasi bisa langsung diolah atau disimpan terlebih dahulu, kemudian digunakan saat dibutuhkan. Input tersebut berupa data yang bisa berasal dari luar organisasi, seperti data saham atau data penjualan.

Data tersebut akan dicatat ke dalam dokumen dasar yang merupakan formulir untuk mencatat data sistem informasi.

2. Komponen Output Sistem Informasi Manajemen

Jika ada input, maka tentunya ada output. Sama halnya dengan sistem informasi manajemen yang selalu memiliki output.

Contoh komponen sistem informasi manajemen dibuat dari data yang tersimpan di basis data. Kemudian, akan diproses menggunakan pendekatan model tertentu.

3. Komponen Basis Data Sistem Informasi Manajemen

Ilustrasi database. Foto: fullvector via Freepik

Komponen sistem informasi manajemen berikutnya adalah basis data. Hal ini merupakan kumpulan dari data-data yang tersimpan di perangkat keras komputer. Basis data memiliki tiga bentuk, yaitu:

  • Data yang disimpan ke dalam database.

  • Storage atau simpanan permanen sebagai tempat menyimpan database. Biasanya, storage berupa hard disk.

  • Perangkat lunak atau software yang digunakan untuk mengolah database. Perangkat lunak yang biasa digunakan adalah Relation Data Base Management System (RDBMS).

4. Komponen Model Sistem Informasi Manajemen

Informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi berasal dari data yang diambil dari basis data yang diolah lewat suatu model. Model pertama berupa model logika dan model kedua merupakan model matematika.

Model logika merupakan perbandingan dari logika terhadap model matematika, sehingga dapat menunjukkan proses perhitungan matematika yang dilakukan. Sementara itu, model matematika digunakan untuk menghitung data di dalamnya.

5. Komponen Teknologi Sistem Informasi Manajemen

Ilustrasi teknologi. Foto: macrovector/Freepik

Komponen teknologi juga tidak kalah penting di sistem informasi manajemen. Teknologi dapat mempercepat sistem informasi dan mengolah data menjadi lebih mudah.

Ada dua macam kategori untuk komponen teknologi, yaitu perangkat keras dan perangkat lunak atau sistem komputer serta teknologi sistem telekomunikasi.

Semua teknologi yang digunakan pada sistem informasi manajemen berfungsi untuk menerima output, menjalankan model, mengakses basis data, dan menghasilkan output.

6. Komponen Kontrol Sistem Informasi Manajemen

Komponen sistem informasi manajemen yang terakhir adalah komponen kontrol. Komponen ini juga harus ada di sistem informasi. Fungsinya untuk menjamin informasi agar menghasilkan sistem dengan informasi yang akurat.

Komponen kontrol terbagi menjadi general control system dan application control system. Secara umum, kedua komponen kontrol tersebut menjalankan fungsinya untuk mengontrol sistem informasi yang sedang berjalan.

Itulah komponen sistem informasi manajemen yang wajib kamu ketahui. Semua komponen itu harus ada dan sifatnya penting di sistem informasi manajemen.

(NSF)