Konsep Dasar Pemrograman untuk Pemula

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Konsep dasar pemrograman wajib diketahui bagi programmer pemula dan siapa saja yang ingin mempelajarinya lebih dalam. Pasalnya, coding membutuhkan instruksi khusus untuk menjalankannya.
Bahasa pemrograman umumnya berkaitan dengan keberadaan sebuah program. Dikutip dari buku Algoritma dan Pemrograman Menggunakan Bahasa Pemrograman Java (Teori dan Aplikasinya) oleh Yuniansyah, suatu program terkoneksi dengan komputer.
Melalui bahasa pemrograman, komputer dapat menjalankan instruksi atau proses yang diinginkan. Nantinya, bahasa instruksi tersebut memungkinkan programmer menentukan data yang akan diproses oleh komputer.
Jika kamu berniat untuk menjadi seorang programmer andal, alangkah baiknya untuk menyimak artikel berikut mengenai konsep dasar pemrograman komputer.
Konsep Dasar Pemrograman Java dan Lainnya
Memahami pengertian konsep dasar pemrograman artinya mempelajari segala aspek yang berhubungan dengan pemrograman tersebut. Dalam menjalankan sebuah program, tentu kamu memerlukan perangkat yang mendukung proses tersebut.
Komputer merupakan alat bantu penyelesaian masalah di berbagai bidang. Namun, permasalahan tidak dapat diberikan begitu saja ke dalam komputer. Dengan begitu, manusia merumuskan langkah-langkah pemecahan masalah dalam instruksi untuk komputer.
Serangkaian langkah-langkah tersebut disebut dengan program yang ditanamkan ke dalam komputer untuk menyelesaikan permasalahan. Sedangkan pemrograman merupakan proses penulisan instruksi yang dilakukan oleh programmer untuk menyelesaikan masalah.
Bahasa Pemrograman
Pembuatan program membutuhkan bahasa yang dimengerti oleh komputer yaitu bahasa pemrograman. Bahasa tersebut bertujuan agar penulisan instruksi dari programmer dapat dijalankan oleh komputer. Berikut adalah jenis-jenis bahasa pemrograman:
1. Bahasa Mesin (Mnemonic Code)
Bahasa mesin adalah bahasa yang berisi kode-kode mesin yang hanya dapat diinterpretasikan langsung oleh mesin komputer. Bahasa ini merupakan bahasa level terendah dan berupa kode numerik 0 dan 1. Proses eksekusi bahasa ini tidak memakan waktu yang lamacepat, namun sangat sulit dipelajari oleh manusia.
2. Bahasa Assembly
Bahasa assembly adalah bahasa simbol dari bahasa mesin. Setiap kode bahasa mesin memiliki simbol sendiri dalam bahasa assembly. Misalnya ADD untuk penjumlahan, MUL untuk perkalian, SUB untuk pengurangan, dan lain-lain.
Untuk proses eksekusi bahasa ini cukup cepat, dan masih bisa dipelajari daripada bahasa mesin. Akan tetapi, file yang dihasilkan cukup kecil dan intruksi program cukup panjang.
3. Bahasa Tingkat Tinggi (High Level Language)
Bahasa tingkat tinggi adalah bahasa pemrograman yang lebih tinggi daripada bahasa Assembly. Bahasa ini lebih dekat dengan bahasa manusia dan lebih dipahami manusia. Misalnya, bahasa Pascal, Basic, C++, Java, dan sebagainya.
Langkah-langkah Dasar Pemrograman Komputer
Berikut adalah langkah-langkah dasar dalam menjalankan pemrograman komputer:
Mendefinisikan masalah, menentukan seperti apa sumber masalah yang ada.
Menentukan solusi, mencari jalan bagaimana masalah tersebut diselesaikan.
Memilih algoritma, memilih algoritma yang benar-benar sesuai dan efisien untuk permasalahan tersebut
Menulis program, menuliskan program dalam salah satu bahasa pemrograman.
Menguji program, menentukan apakah program berhasil dikompilasi dengan baik atau tidak.
Menulis dokumentasi, menulis dokumentasi sangat penting agar pada suatu saat jika kita akan melakukan perubahan.
Merawat program, program yang sudah jadi perlu dirawat untuk mencegah munculnya bug yang sebelumnya tidak terdeteksi.
Demikian pembahasan mengenai konsep dasar pemrograman komputer yang bisa dipelajari oleh programmer pemula.
(SAN)
