Konten dari Pengguna

Mengatur Kapasitas Traffic dengan Cepat dan Handal adalah Fungsi dari Apa?

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengatur kapasitas traffic dan mengirim traffic dengan cepat dan handal adalah fungsi dari apa. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengatur kapasitas traffic dan mengirim traffic dengan cepat dan handal adalah fungsi dari apa. Foto: Unsplash.

Jaringan berbasis luas atau disebut Wide Area Network (WAN) memiliki struktur yang terbagi menjadi beberapa lapisan dengan peran masing-masing. Setiap lapisan menjalankan fungsi tertentu agar seluruh jaringan dapat bekerja optimal.

Lantas, mengatur kapasitas traffic dan mengirim traffic dengan cepat dan handal adalah fungsi dari apa dalam hierarki WAN? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Mengatur Kapasitas Traffic dan Mengirim Traffic dengan Cepat dan Handal adalah Fungsi dari Core Layer dalam Hierarki WAN

Ilustrasi mengatur kapasitas traffic dan mengirim traffic dengan cepat dan handal adalah fungsi dari apa. Foto: Unsplash.

Hierarki WAN dikelompokkan menjadi tiga bagian utama, yaitu core layer, distribution layer, dan access layer.

Mengatur kapasitas traffic dan mengirim traffic dengan cepat dan handal adalah fungsi dari bagian core layer. Bagian ini berada di posisi paling atas dalam hierarki WAN.

Core layer bertugas menghubungkan seluruh komponen jaringan secara bersamaan.

Mengutip dari laman FiberMall, core layer bertanggung jawab atas transmisi data berkecepatan tinggi dan pertukaran traffic antar bagian jaringan, serta harus memiliki karakteristik bandwidth tinggi, latensi rendah, dan ketersediaan tinggi.

Peralatan pada core layer juga tidak boleh dibebani proses-proses yang dapat memperlambat kecepatan pengiriman data. Mengutip dari buku Teknologi Jaringan Berbasis Luas (WAN) SMK/MAK Kelas XI (2021) oleh Widiatmoko Herbimo, peralatan pada core layer jangan diberikan beban apapun yang dapat mengganggu kecepatan switch paket data, seperti access-list checking, enkripsi data, maupun address transaction.

Selanjutnya, agar dapat menjalankan fungsinya dalam mengatur dan mengirim traffic dengan cepat, core layer membutuhkan perangkat dengan spesifikasi tinggi antara lain:

  • Mesin core yang dipadukan dengan Cisco Catalyst L3

  • Router

  • Multiplexer

  • PBX (Private Branch Exchange)

Perbedaan Core Layer dengan Distribution Layer dan Access Layer

Ilustrasi mengatur kapasitas traffic dan mengirim traffic dengan cepat dan handal adalah fungsi dari apa. Foto: Unsplash.

Lantas, apa perbedaan antara core layer, distribution layer, dan access layer? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut perbedaan fungsi ketiga lapisan tersebut dalam hierarki WAN:

  • Core Layer: Lapisan teratas yang berfungsi sebagai tulang punggung jaringan. Bertugas meneruskan traffic dengan kecepatan dan kapasitas tertinggi tanpa proses yang membebani sistem.

  • Distribution Layer: Lapisan tengah yang bertugas mengagregasi traffic dari access layer, menerapkan kebijakan jaringan, melakukan filtering, serta memisahkan segmen jaringan menggunakan teknologi VLAN. Masalah pada satu blok distribution layer tidak akan memengaruhi bagian jaringan lainnya.

  • Access Layer: Lapisan paling bawah yang menjadi titik masuk perangkat pengguna ke dalam jaringan. Bertugas menyuplai traffic sekaligus melakukan network entry control untuk berbagai perangkat, seperti laptop, smartphone, tablet, hingga printer.

(FHK)

Baca juga: Spek Minimum Mongil: Star Dive di PC dan Mobile Terbaru 2026