Mengenal Haptik, Teknologi di Balik Getaran pada Perangkat

How to tekno
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teknologi haptik dapat ditemui dalam berbagai perangkat pintar yang digunakan sehari-hari, salah satunya melalui getaran saat menekan tombol atau mengetik di layar. Respons ini juga dapat muncul saat perangkat menerima notifikasi atau menjalankan perintah tertentu.
Penerapannya pun semakin luas dan tidak terbatas pada HP, tetapi juga mencakup smartwatch, konsol game, VR, hingga berbagai perangkat elektronik lainnya. Untuk mengenal lebih jauh mengenai haptik, simak pengertian, cara kerja, dan jenis-jenisnya berikut ini.
Pengertian Teknologi Haptik
Disadur dari laman Spyrosoft, teknologi haptik merupakan penggunaan umpan balik sentuhan dalam interaksi antara manusia dan perangkat. Istilah haptik sendiri berasal dari bahasa Yunani haptikos yang memiliki arti mampu menyentuh atau merasakan.
Dalam penggunaan sehari-hari, haptik dapat dirasakan saat melakukan beberapa hal berikut:
Menekan tombol dan merasakan sensasi klik singkat.
Menerima konfirmasi pembayaran dengan getaran tertentu.
Mengalami kesalahan pada formulir dan merasakan respons getaran dari layar.
Mengetik menggunakan keyboard virtual yang memberikan sensasi seperti tombol fisik.
Melalui sensasi sentuhan tersebut, haptik membantu pengguna mengetahui respons dari tindakan yang dilakukan sekaligus membuat interaksi dengan perangkat terasa lebih nyata. Teknologi ini juga banyak digunakan dalam bidang yang membutuhkan keterlibatan pengguna, seperti industri otomotif dan game.
Jenis-Jenis Teknologi Haptik
Disadur dari laman Spiceworks, jenis teknologi haptik dapat dibedakan berdasarkan penggunaan, umpan balik, dan cara kerjanya. Berikut beberapa jenis haptik yang perlu diketahui:
Berdasarkan Penggunaan
1. Graspable
Teknologi ini menggunakan perangkat yang dapat digenggam, seperti joystick, untuk menghasilkan umpan balik berupa gerakan atau sensasi fisik. Teknologi graspable juga dapat digunakan dalam situasi seperti penjinakan bom dan eksplorasi luar angkasa.
2. Touchable
Touchable merupakan teknologi haptik yang banyak digunakan pada perangkat konsumen, seperti HP yang memberikan respons saat layar disentuh, diputar, atau melakukan gerakan tertentu.
Perkembangan teknologi ini memungkinkan perangkat menghasilkan sensasi tekstur dan pergerakan objek yang dikenal sebagai haptography.
3. Wearable
Teknologi wearable memberikan sensasi seolah-olah pengguna sedang bersentuhan dengan suatu objek melalui tekanan, getaran, atau perubahan suhu.
Salah satu penerapannya yang berkembang adalah sarung tangan VR yang dapat meniru sensasi dari dunia nyata.
Berdasarkan Umpan Balik atau Feedback
1. Force Feedback
Force feedback memberikan sensasi berupa tekanan atau tahanan pada kulit, otot, dan ligamen.
Jenis ini dapat ditemukan pada perangkat seperti eksoskeleton dan alat yang digunakan untuk mengendalikan robot.
2. Vibrotactile Feedback
Vibrotactile feedback menggunakan getaran untuk memberikan respons kepada pengguna. Jenis ini banyak digunakan pada HP, controller game, setir kendaraan, dan smartwatch karena perangkatnya relatif sederhana dan mudah dikendalikan.
3. Electrotactile Feedback
Electrotactile feedback menggunakan impuls listrik untuk merangsang reseptor dan ujung saraf pada kulit.
Teknologi ini dapat menghasilkan berbagai sensasi tanpa menggunakan komponen mekanis yang bergerak.
4. Ultrasonic Tactile Feedback
Jenis ini menggunakan gelombang ultrasonik untuk menciptakan sensasi yang dapat dirasakan pada kulit tanpa perangkat yang harus dikenakan. Beberapa pemancar dapat digabungkan untuk menghasilkan area sentuhan di udara.
5. Thermal Feedback
Thermal feedback menghasilkan sensasi panas atau dingin melalui perubahan suhu pada permukaan yang menyentuh tubuh.
Teknologi ini membutuhkan pengaturan suhu yang tepat sehingga perangkatnya relatif kompleks dan membutuhkan banyak energi.
Berdasarkan Jenis Sensasi
1. Vibration
Vibration merupakan bentuk haptik yang paling umum dan banyak ditemukan pada HP, perangkat wearable, controller, serta berbagai perangkat lainnya. Bedanya dengan getaran biasa terletak pada pola getaran yang digunakan untuk menyampaikan informasi tertentu.
2. Kinesthetic
Kinesthetic menggunakan perangkat yang dikenakan pada tubuh untuk mensimulasikan sensasi seperti gerakan, berat, dan bentuk suatu objek. Teknologi ini dapat membantu pengguna merasakan interaksi yang lebih nyata dengan objek virtual.
3. Button
Button digunakan untuk memberikan sensasi seperti menekan tombol fisik pada layar sentuh. Teknologi ini memanfaatkan kombinasi umpan balik suara dan haptik agar pengguna dapat merasakan respons ketika menekan tombol virtual.
Baca juga: Persaingan Sengit OpenAI dan Anthropic Rebut Pasar AI untuk Korporasi
(RK)
