Monster Fantasy Game: RPG Baru yang Menggabungkan Genre Action dan Life Sim

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Monster Fantasy resmi diumumkan secara global pada 24 Juni 2026 dan akan hadir di PC via Steam.
Dikembangkan oleh Jotoyo, game action RPG bergaya chibi ini menggabungkan aksi berburu monster dengan berbagai aktivitas seperti bertani, memancing, memasak, hingga membangun rumah.
Meski begitu, berbeda dengan game action RPG pada umumnya, Monster Fantasy memberikan kebebasan kepada pemain untuk menentukan gaya bermain.
Pemain bisa fokus menjadi pemburu monster yang tangguh atau menjalani kehidupan yang tenang sebagai petani dan pengrajin tanpa berburu.
Jika penasaran seperti apa gameplay dan fitur yang ditawarkan, di bawah ini telah kami rangkumkan informasi lengkap mengenai Monster Fantasy Game.
Apa itu Monster Fantasy Game?
Mengutip RPG Site, Monster Fantasy adalah game yang secara berani memadukan genre action RPG dan life simulation dalam satu permainan.
Dalam game Monster Fantasy, pemain akan berperan sebagai seorang petualang yang kehilangan ingatan di dunia Eldoras dan memulai perjalanan dengan berburu monster, membangun rumah, serta menjalin hubungan dengan penduduk desa.
Seluruh petualangan berlangsung di Kerajaan Eldoras, sebuah dunia yang dipenuhi hutan, pegunungan, dan berbagai monster raksasa. Pemain bebas menjelajahi lingkungan tersebut sambil menyelesaikan berbagai aktivitas sesuai gaya bermain masing-masing.
Fitur Utama Monster Fantasy Game
Berdasarkan laporan dari Wccftech, berikut adalah fitur-fitur unggulan yang sudah dikonfirmasi ada dalam Monster Fantasy Game.
1. Combat Freeform dengan 4 Kelas Berbeda
Pertarungan Monster Fantasy bersifat freeform, di mana pemain bisa menyerang, menghindari, dan menggunakan kemampuan secara bebas tanpa batasan giliran.
Tersedia empat kelas yang dapat dimainkan, masing-masing dengan identitas mekanik yang berbeda. Terinspirasi Monster Hunter, namun ditampilkan dalam estetika chibi yang lebih aksesibel.
2. Sistem Tangkap, Tame, dan Kendarai Monster
Setelah mengalahkan monster di pertarungan, pemain bisa menangkap dan menjinakkan mereka, lalu mengendarainya di dunia terbuka.
Ini adalah fitur pembeda terbesar Monster Fantasy dari seri Monster Hunter yang hanya berfokus pada berburu tanpa elemen taming.
3. Manajemen Desa dan Life Simulation
Dunia game berlatar di Kerajaan Eldoras, mencakup lembah, hutan hujan, dataran beku, dan gunung berapi.
Di luar berburu, pemain bisa membangun dan mengelola desa, bertani, memasak, dan berinteraksi dengan lebih dari 100 NPC yang dapat ditemui di seluruh penjuru dunia.
4. NPC Bertenaga AI — Percakapan Real-Time
Lebih dari 100 NPC di Monster Fantasy didukung oleh teknologi LLM (Large Language Model) AI dan text-to-speech, memungkinkan percakapan real-time yang dinamis.
Artinya setiap NPC bisa merespons pertanyaan dan pembicaraan pemain secara kontekstual, bukan sekadar dialog kotak teks yang telah ditulis sebelumnya.
5. Kustomisasi Karakter
Game ini juga menghadirkan fitur Character Customization yang memungkinkan pemain menyesuaikan tampilan karakter sebelum memulai petualangan.
Baca juga: 4 Game Termahal di Steam 2026, Ada yang Capai Rp 17 Juta
(NDA)
