Konten dari Pengguna

Notasi Write Digunakan untuk Proses Apa? Ini Jawabannya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi notasi write. Foto: pexels.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi notasi write. Foto: pexels.com.

Salah satu jenis notasi algoritma yang dipakai dalam bahasa pemrograman komputer adalah notasi write. Fungsi notasi write untuk apa harus dipahami setiap pemrogram karena dibutuhkan saat membuat algoritma program komputer.

Algoritma sendiri merupakan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah secara sistematis. Struktur data algoritma berhubungan erat dalam sebuah bahasa pemrograman.

Meski penulisan algoritma tak tergantung pada bahasa pemrograman, setiap pemrogram perlu memahami fungsi setiap notasi. Berikut fungsi notasi write dalam pembuatan algoritma program komputer.

Notasi Write Digunakan untuk Apa?

ilustrasi notasi write digunakan untuk apa? Foto: pexels.com.

Mengutip buku 10 Langkah Logika dan Algoritma Menggunakan Bahasa C dan C++ Di Gnulinix oleh Ema Utami dan Sukrisno, teks algoritma berisi deskripsi penyelesaian masalah. Pemaparan tersebut dapat ditulis dalam notasi apa pun asalkan mudah dipahami.

Notasi Write digunakan untuk mencetak data atau informasi yang sedang dipakai saat membuat algoritma. Jadi, nilai yang disimpan bisa ditampilkan ke perangkat output. Mengutip buku Pengantar Logika dan Algoritma oleh Mesran, contoh tulisan notasi write, yaitu:

  • Write (Nama) tampilkan Nama

  • Write (Luas) tampilkan Luas

Notasi Write pada penulisan algoritma komputer berhubungan dengan Write dan WriteIn. Apa itu? Simak pemaparan lengkapnya pada penjelasan berikut.

Baca Juga: Realisasi Algoritma dalam Bahasa Pemrograman Disebut Ini

Sekilas tentang Write dan WriteIn

ilustrasi Write dan Writein. Foto: pexels.com.

Menyadur buku Pemrograman Delphi untuk Pemula oleh Jubilee Enterprise, Write dan WriteIn merupakan perintah yang sering dipakai ketika bekerja dengan aplikasi konsol. Keduanya berfungsi untuk menampilkan output teks secara langsung maupun variabel.

Write dan Writein dibedakan dari proses menampilkan ouput. Singkatan in dari WriteIn sendiri merujuk pada line atau baris. Jika menampilkan output menggunakan write, kursor akan berada di baris yang sama. Pada WriteIn, kursor diletakkan di baris baru.

Dikutip dari laman testbook.com, perbedaan dari Write dan WriteIn dalam penulisan pemrograman bisa dilihat dari aspek berikut ini.

  • Tipe Output: Write mengeluarkan data informasi sebagai string, sedangkan WriteIn mengeluarkan data sebagai string diikuti dengan karakter baris baru.

  • Fungsi Tanda Tangan: Write mempunyai tanda tangan ‘Write (String)’, sedangkan WriteIn memiliki tanda tangan “Writeline(string)”.

  • Overloading: Baik Write maupun WriteIn dapat dibebani tipe data yang berbeda.

  • Streams: Baik Write maupun WriteIn dapat dipakai dengan aliran Teks Writer apa pun dalam kerangka Net.

  • Output Konsol: Write dan Writeline dapat dipakai untuk mengeluarkan data ke konsol dalam aplikasi konsol.

  • Chaining: Beberapa pernyataan Write dan WriteIn dapat digabungkan bersama untuk membuat satu baris keluaran dengan banyak elemen.

Dikutip dari laman java2s.com, berikut contoh penulisan kode Write dan WriteIn dalam bahasa pemrograman Java Script.

<!DOCTYPE html>

<html>

<body>

<pre>

<script>

document.write("Hello World!");

document.write("Have a nice day!");

</script>//from w w w .j av a2 s. c o m

</pre>

<p>Note that writeln() add a new line after each statement:</p>

<pre>

<script>

document.writeln("Hello World!");

document.writeln("Have a nice day!");

</script>

</pre>

</body>

</html>

(IPT)