Konten dari Pengguna

Office Button adalah: Pengertian dan Fungsi Lengkapnya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Illustrasi menggunakan Microsoft Office. Photo by Romain V on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Illustrasi menggunakan Microsoft Office. Photo by Romain V on Unsplash

Office button adalah memungkinkan kamu untuk membuka, menyimpan, dan mencetak dokumen, dan melakukan fungsi keluaran dokumen lainnya (fax dan email) yang terdapat di keyboard laptop, dan komputer.

Muncul pertama kali pada Office 2007 baik itu di Microsoft Word, Excel dan PowerPoint. Namun setelah versi 2007 hingga versi terbarunya Office 2019, tombol Office ini dihilangkan. Lalu, digantikan dengan menu File di pojok kiri atas dengan fungsi yang lebih kompleks.

Office button juga berfungsi sebagai kotak perintah untuk mengubah opsi dan preferensi Word, dengan mengklik tombol Opsi baru (Word, Opsi Excel, Opsi PowerPoint). Dari tombol Opsi, kamu dapat menyesuaikan tampilan dan pengaturan program Office. Lalu, fungsi Office Button adalah apa? Berikut penjelasannya.

Office Button adalah

Ilustrasi Office Button adalah. Foto: Microsoft

Pengguna tidak perlu khawatir, karena Microsoft Office kini menghadirkan fitur auto-save. Fitur tersebut memungkinkan program menyimpan secara otomatis dokumen yang sedang dibuat dalam rentang waktu 5 atau 10 menit sekali.

Hadirnya fitur auto-save Microsoft Office ini jelas sangat membantu pengguna untuk lebih merasa aman saat mengerjakan tulisan. Pengguna pun tidak perlu khawatir apabila terjadi crash atau PC mati secara mendadak. Berikut ini adalah tutorial cara auto save di Microsoft Office:

  1. Klik menu File pada pojok kiri atas

  2. Pilih perintah Options

  3. Klik pilihan Save autorecover information every

  4. Centang pilihan Checkbox

  5. Isi durasi waktu untuk menyimpan otomatis file

  6. Klik OK di ujung kotak dialog

Perlu diperhatikan dalam mengatur waktu untuk mengaktifkan fitur auto-save pada Microsoft Office. Biasanya, standar durasi waktu auto-save sudah terpasang selama 10 menit sekali. Namun pengguna bisa bebas mengatur durasi tersebut.

Semakin cepat waktunya, makin sering pula file disimpan secara otomatis. Untuk PC yang mempunyai spesifikasi rendah, gunakan waktu yang tidak terlalu cepat. Karena fitur ini akan memengaruhi kinerja PC.

Jika fitur auto-save sudah aktif dan pengguna merasa tidak ingin menggunakannya, berikut adalah langkah untuk menonaktifkannya.

  1. Klik tombol Office Button

  2. Klik Options di bagian kanan bawah

  3. Pilih Save autorecover information

  4. Hilangkan centang pada check box

  5. Klik tombol OK

Setelah menonaktifkan auto-save, sebaiknya simpan file dengan cara manual secara berkala agar dokumen tetap tersimpan dengan aman.

Cara Membuat Brosur dengan Microsoft Word untuk Pemula

Ilustrasi membuat brosur dengan Microsoft Word. Foto: Microsoft
  1. Buka aplikasi Microsoft Word di laptop atau PC.

  2. Buat dokumen kosong atau pilih template brosur yang tersedia di Microsoft Word.

  3. Sesuaikan tata letaknya. Jika kamu membuat brosur dengan dokumen kosong atau tanpa template, atur tata letak dengan menekan opsi Page Layout.

  4. Setelah itu klik opsi Orientation dan ubah dari potrait menjadi landscape.

  5. Selanjutnya klik opsi Margin. Ubah margin menjadi angka 0,5” atau lebih kecil. Fungsi margin ini untuk menampilkan white space atau ruang putih di setiap batas brosur.

  6. Apabila kamu menggunakan background yang berwarna dan ingin membuat margin dengan ukuran lebih kecil, atur dengan cara menekan menu Margin. Lalu klik Margin Custom dan masukkan angka 25" untuk sisi kanan dan kiri. Sedangkan 31" untuk atas dan bawah. Namun jika kamu menggunakan template, lewati tahapan ini.

  7. Kemudian, pilih tema sesuai dengan yang kamu inginkan. Pilih tema dengan mengklik menu Design lalu pilih opsi Theme. Gunakan desain yang kamu sukai dan secara otomatis tema di lembar kerja akan berubah.

  8. Langkah selanjutnya, buat struktur dasar dengan menekan menu View lalu klik opsi Ruler dan Gridlines.

  9. Masukkan kotak teks dengan menekan Sisipkan lalu klik Kotak Teks. Sesuaikan ukuran kotak teks itu berdasarkan banyaknya tulisan yang ingin dimasukkan ke kotak.

  10. Jika brosur yang kamu buat membutuhkan dua halaman dan lebih dari satu kolom, gunakan tools Ruler dan Gridlines yang ada di menu View. Tools tersebut akan membantu kamu mengatur tulisan maupun elemen lain yang ada di brosur.

  11. Mulai masukkan konten atau gambar produk yang ingin dijual. Pastikan letak gambar sudah sesuai, sehingga saat brosur dicetak tidak ada revisi.

  12. Kemudian buat grup konten seperti bagian header dan subjudul. Pilih tiap-tiap objek lalu ubah menjadi Group.

  13. Jika semuanya sudah selesai, simpan dokumen dengan menekan File lalu Save.

Itulah penjelasan mengenai Office Button adalah. Meski fiturnya sudah diganti, tetapi kamu bisa menggunakan fitur terbaru Microsoft Office terbaru dengan mudah.

(DEEM)