Konten dari Pengguna

OOP adalah: Pengertian, Penjelasan, dan Jenis Bahasa

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi OOP. Foto: Christopher Gower via Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi OOP. Foto: Christopher Gower via Unsplash

OOP adalah dasar pemrograman software yang digunakan oleh setiap pengembang di berbagai perusahaan. Kepanjangan OOP adalah object-oriented programming.

OOP sendiri merupakan paradigma pemrograman yang sangat populer. Kemudian, dijadikan sebagai pembelajaran dasar untuk para mahasiswa yang ingin belajar pemrograman.

Memahami konsep OOP sangatlah penting, terutama di dunia teknologi yang berkembang sangat pesat.

Mari kita ketahui pengertian dasar OOP dan mengenal lima bahasa OOP yang paling sering digunakan.

Pemrograman OOP Adalah

Ilustrasi OOP. Foto: Markus Spiske via Unsplash

OOP adalah pemrograman yang menggunakan istilah kelas dan objek. Sistem ini digunakan untuk menyusun program perangkat lunak menjadi potongan-potongan kode blueprints yang disebut dengan kelas.

Sederhananya, kamu bisa membayangkan sebuah objek adalah telepon. Lalu, kelas adalah sekelompok objek yang serupa.

Misalnya, kelas 'mobilitas' yang berisi benda-benda yang serupa dengan telepon, yaitu ponsel, tablet, dan laptop.

Kemudian, ada pula kelas 'merekam' yang berisi objek, yaitu CD, kaset, dan piringan hitam.

Object-oriented programming menganut empat prinsip, yaitu enkapsulasi, abstraksi, inheritansi, dan polimerfisme.

  • Enkapsulasi: saat objek masih bisa menjaga statusnya tetap pribadi di dalam sebuah kelas.

  • Abstraksi: objek hanya mengungkapkan operasi yang relevan pada objek lain.

  • Inherintansi: memungkinkan terbentuk kelas anak dari kelas induk yang menggunakan metode-metode yang sama dengan kelas induk.

  • Polimorfisme: objek bisa mengambil lebih dari satu bentuk berdasarkan penggunaannya.

5 Bahasa OOP yang Sering Digunakan

Dikutip dari BairesDev, berikut ini adalah lima bahasa OOP yang sering digunakan:

1. Java

Ilustrasi logo Java. Foto: Joseph Mucira via Pixabay

OOP Java adalah bahasa yang paling sering digunakan. Java merupakan salah satu bahasa resmi pemrograman yang digunakan untuk pengembangan sistem Android.

Android sendiri merupakan sistem operasi yang paling populer saat ini, terutama pada ponsel. Sehingga, Java akan sulit tegeser dari posisi teratasnya.

2. Python

Ilustrasi logo Python. Foto: Flickr

OOP Phyton adalah pemrograman yang digunakan sebagai bahasa tujuan mereka.

Python sangat penting untuk pembelajaran mesin dan ilmu data. Hal tersebut membuat Python sangat populer.

3. C++

Chrome dikembangkan menggunakan C++. Foto: Shutter Stock

C++ sangat populer, karena seluruh sistem operasi ditulis menggunakan kombunasi C dan C++.

C++ digunakan oleh beberapa pengembang besar, seperti Chrome, Firefox, dan Safari.

4. C#

Ilustrasi C#. Foto: Microsoft

C# adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft pada 2000 silam. C# memiliki beberapa kesamaan dengan C, C++, dan Java.

Tujuan C# adalah mengembangkan aplikasi desktop dan web, sehingga bahasa C# begitu populer. Selain itu, C# juga biasa digunakan untuk membuat game.

5. Ruby

Bahasa yang digunakan Ruby hampir sama dengan Python. Ruby adalah OOP yang bisa digunakan di berbagai platform. Sintaks yang digunakan Ruby cukup sederhana dan mudah dipelajari oleh siapa saja.

Penggunaan Ruby biasanya digunakan untuk membuat pemrograman di bidang analisis data, pembuatan prototipe, dan pembuktian konsep.

Itulah penjelasan mengenai OOP. OOP adalah bahasa pemrograman yang paling dasar. Kamu bisa menggunakan OOP dengan Java, Python, C++, C#, atau Ruby sesuai kebutuhanmu.

(NSF)