Konten dari Pengguna

Penulisan Kode Program untuk Variabel yang Benar

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Coding. Foto: Ilya Pavlov/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Coding. Foto: Ilya Pavlov/Unsplash

Penulisan kode program untuk variabel yang benar adalah harus mengikuti syarat pemberian nama variabel agar program bisa berjalan dengan semestinya dan sesuai keinginan pengembang.

Variabel sendiri dalam bahasa pemrograman komputer adalah salah satu hal paling dasar yang harus kamu pahami. Jika digambarkan, sebuah variabel adalah sebuah kotak kecil ketika kamu menyimpan barang-barang yang nantinya akan dipakai kemudian hari.

Dalam pemrograman, variabel merupakan lokasi atau tempat pada memori yang mampu menyimpan data-data untuk sementara waktu, kemudian data tersebut bisa diubah, ditampilkan, hanya disimpan saja.

Setiap variabel pada bahasa pemrograman harus diberi nama yang berbeda satu sama lain dengan penulisan yang benar. Nah, How To Tekno akan beri penjelasan bagaimana penulisan kode program untuk deklarasi variabel yang benar adalah pada artikel berikut!

Penulisan Kode Program untuk Variabel yang Benar adalah

Ilustrasi Belajar. Foto: Procerator UX Design/unsplash

Mengutip Algoritma Pemrograman 1 terbitan UNPAM Press, penulisan kode program untuk variabel yang benar adalah dengan mengikuti beberapa syarat-syarat berikut ini:

  • Nama variabel tidak boleh sama dengan nama keyword serta function.

  • Kemudian, nama variabel maksimal hanya 32 karakter.

  • Nama variabel wajib diawali dengan garis bawah atau underscore _ atau huruf, tidak boleh angka, lalu karakter berikutnya bisa angka, huruf, dan garis bawah.

  • Nama variabel tidak bisa menggunakan spasi jika ingin program kamu berjalan dengan baik.

Contoh Penulisan Kode Program untuk Variabel yang Benar

Ilustrasi pemrograman. Foto: Christopher Kuszajewski/Pixabay

Agar lebih mudah untuk memahami, How To Tekno akan memberikan contoh penulisan kode program variabel yang benar dan penjelasannya. Berikut adalah contoh bentuk deklarasi variabel bertipe karakter yang benar adalah:

  • X atau X1 : awalnya di tulis dengan huruf, tidak boleh angka seperti 1X.

  • KelilingLingkaran : tidak boleh menggunakan spasi jadi penulisannya digabung, program tidak akan berjalan dengan baik jika kamu menulis Keliling Lingkaran dengan spasi. Atau kamu bisa menulis dengan cara Keliling_Lingkaran, menyematkan spesial karakter.

  • FLOAT, jika kamu menulis variabel ini dengan huruf kecil semua (float) maka program tidak akan berjalan. Dalam bahasa C/C++, huruf besar kecil sangat sensitif, maka FLOAT dan float cukup berbeda.

Jenis-jenis Variabel

Ilustrasi coding. Foto: Pexels/Pixabay

Dikutip dari Modul Penggunaan Data dan Variabel terbitan Universitas Komputer Indonesia, sebuah variabel memiliki ruang lingkup dan waktu-hidup sendiri-sendiri, yaitu:

  • Variabel globlal yang dipakai untuk mengenali semua bagian program, nila data di dalamnya akan bisa berjalan selama program digunakan.

  • Variabel lokal merupakan variabel yang hanya dikenali oleh bagian tertentu dalam program saja.

  • Variabel konstanta adalah variabel yang nilai datanya bersifat tetap serta tidak bisa diubah. Struktur pendeklarasiannya pun cukup berbeda dengan lainnya: Const <nama_kontanta> As <type_data> = <nilai_data>.

Itulah penjelasan mengenai penulisan kode program untuk variabel yang benar adalah dengan mengikuti aturan atau syarat-syaratnya.

(NSF)