Konten dari Pengguna

Perbedaan 2D dan 3D beserta Contohnya yang Perlu Diketahui

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan 2D dan 3D. Foto: Pexels.com/Magda Ehlers
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan 2D dan 3D. Foto: Pexels.com/Magda Ehlers

Perbedaan 2D dan 3D sebenarnya dapat dilihat secara kasat mata. Mengutip dari techdifferences, huruf D di 2D dan 3D merujuk pada kata dimensi. Arti kata dimensi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah ukuran seperti panjang, lebar, tinggi, luas, dan lainnya.

Jadi, secara umum perbedaan 2D dan 3D bisa dilihat dari aspek pada bangunnya. 2D terdiri dari panjang dan lebar, sementara 3D adalah gabungan panjang, lebar, dan tinggi.

Agar lebih mudah memahami apa perbedaan 2D dan 3D, kamu bisa menyimak artikel ini karena How To Tekno akan menjelaskan arti dari dua bangun tersebut lengkap dengan contoh perbedaannya.

Pengertian 2D dan 3D

Ilustrasi perbedaan 2D dan 3D. Foto: iStockphoto.com

Menurut geeksforgeeks, 2D adalah singkatan dari dua dimensi. Bentuk 2D adalah bangun yang memiliki dua dimensi, panjang dan lebar. 2D disebut juga bentuk bidang karena terletak pada permukaan bidang yang datar.

Area bangun 2D berbeda dengan 3D yang memiliki volume. Bangun 2D tidak memiliki volume dan hanya dipresentasikan dengan sumbu X dan Y.

Sementara itu, 3D adalah singkatan dari tiga dimensi yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi atau kedalaman. Apabila bentuk 2D hanya memiliki area, bentuk 3D terdiri dari area dan volume karena menempati ruang.

Bila digambarkan dengan garis koordinat, bangun 3D menggunakan sumbu X, Y, dan Z. Benda-benda di sekitar kita umumnya adalah contoh bangun 3D, seperti lemari, buku, bola, dan lainnya.

Perbedaan 2D dan 3D

Ilustrasi perbedaan 2D dan 3D. Foto: Pexels.com/Magda Ehlers

Mengutip dari geeksforgeeks, berikut perbedaan bentuk 2D dan 3D:

  • Dimensi bentuk 2D ada dua, yaitu panjang dan lebar. Lalu, untuk dimensi bentuk 3D adalah panjang, lebar, dan tinggi.

  • Dalam Matematika, bangun 2D hanya pada dua sumbu, yaitu X dan Y. Sementara bangun 3D menempati tiga sumbu, yaitu X, Y, dan Z.

  • Tampilan bangun 2D lebih sederhana. Lalu, untuk bangun 3D memberikan tampilan arsitektur objek.

  • Semua sisi dan tepi 2D bisa dilihat, sementara 3D beberapa sisinya tersembunyi. Hal ini berpengaruh dalam penjelasan bentuk 2D yang lebih mudah dipahami, sementara 3D hanya dapat dilihat dimensi luarnya.

  • Bentuk 2D disebut bangun datar, seperti persegi, persegi panjang, lingkaran, dan segitiga. Lalu, untuk bentuk 3D disebut bangun ruang, contohnya kubus, bola, balok, dan kerucut.

Sekian penjelasan singkat tentang pengertian dan perbedaan 2D dan 3D. Bisa disimpulkan bahwa bentuk 2D terdiri dari dua dimensi seperti panjang dan lebar yang menempati koordinat X dan Y. Sementara untuk bentuk 3D terdiri dari tiga dimensi, yakni panjang, lebar, dan tinggi yang menempati koordinat X, Y, dan Z.

(NSF)

Frequently Asked Question Section

Apa maksud huruf D pada 2D dan 3D?

chevron-down

Huruf D di 2D dan 3D merujuk pada kata dimensi.

Apa arti kata dimensi?

chevron-down

Arti kata dimensi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah ukuran seperti panjang, lebar, tinggi, luas, dan lainnya.

Apa saja contoh bangun 3D?

chevron-down

Contoh bentuk 3D, antara lain, kubus, bola, balok, dan kerucut.