Konten dari Pengguna

Perbedaan IPv4 dan IPv6 beserta Keunggulannya Masing-masing

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan IPv4 dan IPv6. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan IPv4 dan IPv6. Foto: Unsplash.com

Artikel ini akan memberikan perbedaan IPv4 dan IPv6, sebuah protokol Internet dari versi ke-4 dan ke-6. Kamu bisa menyimak informasi di bawah ini untuk mengetahui keunggulan masing-masing.

IPv6 dinilai jauh lebih baik dari IPv4. Hal ini karena memberikan beberapa pembaruan dari protokol yang sudah diluncurkan sebelumnya.

Apa Itu IP?

Ilustrasi perbedaan IPv4 dan IPv6. Foto: Unsplash.

Mengutip dari Javatpoint, IP atau Internet Protocol adalah sebuah alamat yang diberikan ke setiap perangkat yang terhubung ke jaringan Internet. Selain dipakai untuk berkomunikasi, IP juga berperan untuk mengidentifikasi perangkat di jaringan.

IP terdiri dari dua bagian, yaitu alamat jaringan dan alamat host. Seperti pada pembahasan kali ini, ada dua tipe alamat IP, yaitu IPv4 dan IPv6.

IPv4 adalah alamat IP 32-bit dengan penulisan empat angka yang dipisahkan titik. Alamat ini dipakai untuk setiap perangkat. Sedangkan, IPv6 adalah generasi selanjutnya dari alamat IP yang menggunakan 128-bit dengan ruang alamat yang lebih besar.

Perbedaan IPv4 dan IPv6

Ilustrasi perbedaan IPv4 dan IPv6. Foto: Pexels.com/George Dolgikh

Di bawah ini adalah perbedaan IPv4 dan IPv6 yang dirangkum dari Geeks for Geeks:

  • Panjang alamat IPv4 adalah 32 bit, sementara IPv6 adalah 128-bit.

  • IPv4 mendukung konfigurasi alamat manual dan DHCP, sedangkanIPv6 menggunakan konfigurasi otomatis dengan penomoran ulang.

  • Integritas koneksi tidak bisa dicapai bila menggunakan IPv4 end to end, sementara dengan IPv6 bisa.

  • Ruang alamat pada IPv4 adalah 4,29 x 109. Sedangkan pada IPv6 menghasilkan ruang alamat yang lebih besar, yaitu 3,4 x 1038.

  • Fitur keamanan yang diberikan IPv4 bergantung pada aplikasi. Sementara, IPv6 menggunakan protokol dari IPSEC.

  • Fragmentasi IPv4 dilakukan pengirim dan penerusan ruter. Sementara, pada IPv6, fragmentasi hanya dilakukan pengirim.

  • Identifikasi aliran paket tak tersedia di IPv4. Sedangkan, di IPv6 identifikasi aliran paket menggunakan bidang label aliran di header.

  • Cheksum tersedia di IPv4 saja, sehingga tidak ditemukan di IPv6.

  • Tidak ada autentikasi dan enkripsi pada IPv4, sementara di IPv6 ada. Sehingga, protokol IPv6 bisa disebut lebih aman dibanding IPv4.

  • Header IPv4 adalah 20 sampai 60 byte, sedangkan di IPv6 header-nya ada 40 byte.

  • Kamu bisa mengubah ke IPv6 apabila menggunakan IPv4. Namun, kamu tidak bisa menggunakan IPv4 bila sebelumnya menggunakan IPv6.

  • IPv4 terdiri dari 4 field dengan pemisah titik (.). Kemudian, IPv6 terdiri dari 8 filed dengan pemisah titik dua (:).

Sekian perbedaan IPv4 dan IPv6. Ada banyak keunggulan yang diberikan tiap protokol tersebut. Semoga artikel ini bermanfaat!

(NSF)

Frequently Asked Question Section

Apa itu IP?

chevron-down

IP atau Internet Protocol adalah sebuah alamat yang diberikan ke setiap perangkat yang terhubung ke jaringan Internet.

Apa fungsi alamat IP?

chevron-down

Selain dipakai untuk berkomunikasi, IP juga berperan untuk mengidentifikasi perangkat di jaringan.

Apa saja bagian-bagian dari IP?

chevron-down

IP terdiri dari alamat jaringan dan alamat host.