Konten dari Pengguna

Perbedaan USB 2.0 dan 3.0: Bentuk Fisik, Kecepatan, Daya, dan Kapasitasnya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan USB 2.0 dan 3.0. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan USB 2.0 dan 3.0. Foto: Unsplash.

Saat ini USB yang sering digunakan adalah USB 2.0 dan 3.0. Kedua jenis USB tersebut memiliki banyak perbedaan. Lewat artikel ini, How To Tekno akan berbagi informasi tentang perbedaan USB 2.0 dan 3.0 yang penting untuk diketahui.

USB atau Universal Serial Bus merupakan media transfer data yang bersifat eksternal. Selain itu, alat ini juga digunakan untuk media charging elektronik seperti HP dan laptop.

Dijelaskan dalam buku Kupas Tuntas Rahasia Di Balik Keajaiban Dahsyatnya Flash Disk oleh Jaja Jamaludin Malik, sistem USB terdiri atas kontrol host dan beberapa alat penghubung.

USB terus mengalami perkembangan, hingga akhirnya dirilis USB versi 2.0 pada 2000 dan disusul USB 3.0 pada akhir November 2008.

Selain fakta bahwa USB 3.0 merupakan versi lebih baru, masih ada perbedaan lainnya antara USB 2.0 dan 3.0. Langsung saja, simak beberapa perbedaan USB 2.0 dan 3.0 pada artikel berikut.

Perbedaan USB 2.0 dan 3.0

Ilustrasi perbedaan USB 2.0 dan 3.0. Foto: Unsplash.

Dirangkum dari situs Diffen, setidaknya ada lima perbedaan USB 2.0 dan 3.0. Mulai dari bentuk fisik, kecepatan transfer data, penggunaan daya, bandwith, hingga harga. Berikut penjelasan lengkap perbedaan kedua jenis versi USB tersebut.

1. Perbedaan fisik USB 2.0 dan 3.0

Bagi awam, perbedaan bentuk dari kedua jenis USB tersebut mungkin belum banyak diketahui. Sebenarnya, tidak sulit untuk membedakan bentuk fisik keduanya.

Konektor di dalam USB 2.0 sendiri berwarna putih atau hitam. Sedangkan USB 3.0 berwarna biru. Jadi, jika ingin mengetahui port USB pada perangkat yang dimiliki, kamu bisa memeriksa warna port USB di dalamnya.

Selain warna, perbedaan USB 2.0 dan USB 3.0 terdapat pada jumlah koneksi kabel. USB 2.0 terdiri atas 4 kabel konektor dan mendukung komunikasi transfer data.

Sementara itu, versi 3.0 memiliki 9 kabel konektor. Lima kabel tambahan tersebut meningkatkan bandwith yang memungkinkan komunikasi dua arah secara bersamaan.

2. Kecepatan transfer data

Kecepatan transfer data USB 2.0 adalah 480 megabita per detik (Mps), sedangkan kecepatan transfer USB 3.0 adalah 4,8 gigabita sampai 5 gigabita per detik. Artinya USB 3.0 10 kali lebih cepat dari USB 2.0.

Adapun USB 3.1 diklaim memiliki kecepatan transfer data hingga 10 gigabita atau dua kali lebih cepat dari versi USB 3.0. Akan tetapi, hal itu hanya angka teoritis yang menunjukkan kecepatan transfer data maksimum.

Dijelaskan pada laman Partition Wizard, kecepatan transfer data tersebut tergantung pada drive yang dimiliki. Sebab, drive USB akan dibatasi oleh kecepatan memori flash-nya.

Meskipun kabel USB 3.0 masih dapat digunakan untuk port USB 2.0, kabel ini akan berjalan pada kecepatan USB 2.0 dan lebih lambat. Selain itu, perangkat yang dipasang akan menentukan kecepatan transfer tersebut.

Oleh karena itu, agar lebih memaksimalkan fitur yang ditawarkan oleh jenis USB, pasangkan kabel USB yang sama dengan jenis port-nya.

Ilustrasi perbedaan USB 2.0 dan 3.0. Foto: Unsplash.

3. Penggunaan daya

Versi USB 2.0 bisa memberikan arus hingga 500 mA, sedangkan pada USB 3.0 memberikan arus hingga 900 mA. Selain itu, USB 3.0 mampu memberikan lebih banyak daya saat dibutuhkan dan dapat menghemat daya saat USB tersambung tetapi tidak digunakan. Jadi, untuk manajemen daya dan konsumsi, USB 3.0 lebih canggih dari USB 2.0.

4. Kapasitas Bandwith

Kapasitas bandwith USB 2.0 memiliki jalur komunikasi satu arah. Artinya, data dikirim dan diterima melalui jalur yang sama. Sedangkan USB 3.0 menggunakan dua jalur searah yang terpisah dan masing-masing memiliki fungsi berbeda. Satu untuk mengirim data sedangkan yang lainnya untuk menerima data.

5. Harga

Dari segi harga, USB 2.0 dan 3.0 memiliki perbedaan yang siginifikan. Kamu bisa membeli USB 2.0 di pasaran dengan harga terjangkau. Sedangkan USB 3.0 memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan USB 2.0, terutama yang menawarkan transfer data cepat.

Jika sering menggunakan USB untuk melakukan transfer berkas besar, jenis USB 3.0 bisa menjadi opsi yang baik karena kecepatan transfer yang dimilikinya. Sehingga itu bisa menghemat waktu proses transfer data.

Namun, jika memiliki anggaran yang terbatas dan hanya digunakan untuk memindahkan data kecil seperti dokumen, versi USB 2.0 sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan kamu.

Itu dia perbedaan USB 2.0 dan 3.0 yang penting untuk diperhatikan. Jika ingin membeli kabel USB, kamu bisa memperhatikan apa yang sedang dibutuhkan untuk mentransfer data yang dimiliki. Semoga bermanfaat.

(IPT)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana cara mengetahui perbedaan USB 2.0 dan 3.0?
chevron-down

Perbedaan USB 2.0 dan 3,0 bisa dilihat dari fisiknya. Konektor USB 2.0 berwarna putih atau hitam di bagian dalam, sedangkan versi 3.0 memiliki warna biru.

Bisakah USB 2.0 digunakan pada port 3.0?
chevron-down

Baik USB 2.0 dan 3.0 bisa digunakan pada port yang berbeda. Akan tetapi kecepatan transfer data akan lebih lambat. Jadi, pastikan memasang kabel USB pada port yang sesuai agar bisa mendapatkan kecepatan transfer data yang maksimal.