Perbedaan Xiaomi, Redmi, dan POCO, Manakah yang Lebih Unggul?

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Xiaomi, Redmi, dan POCO merupakan tiga lini smartphone yang memiliki kemiripan karena lahir dari naungan perusahaan yang sama, yakni Xiaomi Corporation. Meskipun berasal dari induk perusahaan yang sama, ketiganya kini berkembang dengan identitas dan fokus pasar yang berbeda.
Perbedaan pendekatan bisnis dan filosofi dari masing-masing merek tercermin dalam strategi yang mereka jalankan. Setiap brand memiliki fokus berbeda dalam menjangkau konsumen mereka, sesuai dengan karakter produk yang ditawarkan.
Inilah yang membuat posisi Xiaomi, Redmi, dan POCO berbeda satu sama lain di pasar smartphone. Lantas, apa sebenarnya perbedaan Xiaomi, Redmi, dan POCO? Untuk lebih memahami perbedaannya, simak ulasannya berikut.
Perbedaan Xiaomi, Redmi, dan POCO
HP Xiaomi, Redmi, dan POCO memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Sebagai informasi, pada 2018 POCO merupakan sub-brand Xiaomi, namun pada 2020 POCO resmi lepas dan berdiri sebagai brand sendiri. Disadur dari laman Cool Blue, berikut ini perbandingan ketiganya berdasarkan berbagai aspek.
1. Segmen
Redmi (Entry-Level): Redmi menawarkan berbagai pilihan smartphone entry-level hingga kelas menengah. Cocok untuk penggunaan ringan dengan anggaran terbatas. Seri terbaru mencakup Redmi 13C dan Redmi Note 13. Versi terbaiknya ada di lini Pro dan Pro+.
POCO (Mid Range): POCO dikenal dengan performa tinggi di segmen menengah, cocok untuk pengguna aktif sehari-hari. Terdiri dari seri POCO X dan F, dengan seri F biasanya lebih kencang. Model terbaru termasuk POCO X6 dan X6 Pro, dan sebagian besar hadir dalam versi Pro.
Xiaomi (Flagship): Xiaomi menyasar segmen flagship dengan spesifikasi premium. Tersedia dalam varian Pro, Ultra, Lite, dan versi T yang lebih terjangkau. Seri ini cocok bagi pengguna yang mencari fitur lengkap dan performa tinggi.
2. Kecepatan
Redmi: Cocok untuk aktivitas ringan seperti chatting WhatsApp, cek media sosial, membaca berita, dan bermain game sederhana seperti Candy Crush.
POCO: Menawarkan performa yang mendekati smartphone kelas atas, dengan perpindahan aplikasi yang cepat dan kemampuan menjalankan game 3D. Namun, kadang masih sedikit lebih lambat dibanding Xiaomi.
Xiaomi: Dirancang untuk aktivitas berat seperti game 3D grafis tinggi dan aplikasi editing foto kompleks tanpa lag. Perpindahan aplikasi sangat cepat, ideal untuk pengguna yang sering multitasking.
3. Kamera
Redmi: Kamera Redmi cukup untuk foto sesekali, tapi kurang cocok untuk penggemar fotografi. Rekaman video maksimal Full HD, yang masih kalah dibanding seri lain.
POCO: Kamera POCO menawarkan hasil foto yang cukup bagus untuk media sosial, tapi kurang ideal untuk foto liburan. Bisa merekam video dengan resolusi 4K.
Xiaomi: Kamera Xiaomi berkualitas tinggi, mampu menghasilkan foto tajam dan warna cerah, siang maupun malam. Video dapat direkam hingga resolusi 8K, dan sering dilengkapi lensa telefoto untuk zoom.
4. Baterai dan Pengisian Daya
Redmi: Kapasitas baterai Redmi biasanya di atas rata-rata, sekitar 5000mAh atau lebih. Daya tahan baterai bisa 1 hingga 1,5 hari dengan penggunaan normal. Kecepatan pengisian berbeda-beda, model termahal bisa penuh dalam 30 menit, sementara model paling murah butuh lebih dari 1 jam.
POCO: Kapasitas baterai POCO serupa dengan Redmi, sekitar 5000mAh, dan bisa bertahan sehari penuh dengan penggunaan standar. Pengisian lebih cepat, baterai bisa terisi sekitar 80% dalam 30 menit. Namun, POCO tidak mendukung pengisian nirkabel.
Xiaomi: Baterai Xiaomi memiliki kapasitas 4500-5000mAh, cukup untuk penggunaan seharian tanpa isi ulang. Pengisian penuh dengan charger bawaan hanya butuh sekitar 40 menit, dan biasanya mendukung pengisian nirkabel.
Baca juga: Xiaomi 17 Pro Max vs iPhone 17 Pro Max, Manakah yang Lebih Unggul?
(RK)
