Konten dari Pengguna

Prediksi Harga PS6 Disebut Bisa Tembus Rp 17 Juta, Ini Penyebabnya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi prediksi harga PS6. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi prediksi harga PS6. Foto: Unsplash.

Kabar terbaru soal konsol generasi berikutnya dari Sony, PlayStation 6, kembali menjadi sorotan para gamer di seluruh dunia. Prediksi harga PS6 disebut bakal jauh lebih mahal dari generasi sebelumnya karena bisa menembus angka Rp17 juta.

Kabar ini mencuat setelah seorang leaker industri hardware bernama Kepler_L2 mengungkapkan lonjakan drastis pada biaya produksi konsol next-gen tersebut. Simak rincian lengkap penyebab dan estimasi harganya berikut ini!

Estimasi Biaya Produksi PS6

Ilustrasi prediksi harga PS6. Foto: Unsplash.

Biaya komponen mentah atau Bill of Materials (BOM) untuk PS6 diperkirakan mencapai sekitar 960 dolar AS atau sekitar Rp17,3 juta. Angka ini naik 200 dolar AS dari estimasi sebelumnya yang hanya 760 dolar AS. Estimasi ini bahkan belum memperhitungkan biaya tenaga kerja manufaktur, pengiriman, pengemasan, riset dan pengembangan, hingga margin keuntungan Sony.

Dikutip dari laman GameRant, sejumlah analis industri ikut memberikan proyeksi serupa. Joost van Dreunen selaku CEO firma analitik Aldora meyakini PS6 bisa dibanderol di atas 1.000 dolar AS atau sekitar Rp18 juta, sementara Mat Piscatella dari Circana juga menyebut kemungkinan harga jual mencapai 1.000 dolar AS.

Penyebab Lonjakan Harga PS6

Ilustrasi prediksi harga PS6. Foto: Unsplash.

Kelangkaan memori global menjadi penyebab utama kenaikan biaya produksi PS6. Pembangunan infrastruktur AI yang terus mengonsumsi memori bandwidth tinggi dalam jumlah besar membuat pasokan untuk perangkat elektronik konsumen semakin terbatas.

Proyeksi menunjukkan krisis ini berpotensi terus berlanjut hingga melewati tahun 2028 dengan harga yang bisa tetap tinggi, meski pasokan sudah kembali memenuhi permintaan.

Kondisi tersebut pun menyebabkan Sony berada pada posisi sulit, mengingat rilis PS6 pada 2026 atau 2027 diperkirakan bertepatan dengan puncak harga memori.

Perbandingan dengan Harga Konsol Sebelumnya

Ilustrasi prediksi harga PS6. Foto: Unsplash.

Sebagai gambaran, PS5 diluncurkan dengan harga 500 dolar AS atau sekitar Rp9 juta pada tahun 2020. Sementara itu, PS5 Pro sempat dirilis dengan harga 700 dolar AS atau sekitar Rp12,6 juta tanpa disc drive. Harga ini pun sempat menuai penolakan dari sejumlah pemain.

Oleh karena itu, harga PS6 di kisaran 900 dolar AS atau sekitar Rp16,2 juta akan menciptakan tingkatan harga baru untuk konsol gaming yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Meski demikian, prediksi harga PS6 di atas 900 dolar AS belum pasti terjadi. Sony kemungkinan memberikan subsidi pada hardware, merilis varian tanpa disc drive lebih murah terlebih dahulu, atau mengatur jadwal rilis dengan cara yang dapat meredam dampak kenaikan harga tersebut.

(FHK)

Baca juga: 5 Tablet untuk Anak SMP, Cocok Buat Belajar dan Hiburan