Rufus Windows 10: Pengertian dan Cara Membuat Bootable Flashdisk

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rufus Windows 10 merupakan salah satu program yang digunakan untuk membuat bootable flashdisk. Biasanya cara ini dilakukan saat pengguna ingin menginstal ulang sistem operasi Windows 10.
Berdasarkan laman resminya, Rufus merupakan aplikasi populer yang banyak digunakan untuk mengatasi masalah bootable software.
Aplikasi ini dikembangkan oleh Pete Badard dari Akeo Consulting dan sudah memiliki lisensi GNU GPL versi 3 sehingga dapat digunakan secara gratis.
Aplikasi Rufus memiliki ukuran yang sangat kecil, yakni 459 KB sehingga tidak membuat kapasitas flashdisk habis. Menariknya, aplikasi ini bersifat portabel sehingga pengguna bisa langsung menggunakannya tanpa harus menginstal program pada komputer.
Di samping itu, tampilan dari aplikasi ini pun sederhana, sehingga mudah digunakan oleh para pemula. Aplikasi Rufus Windows 10 bisa diunduh secara gratis melalui situs resminya.
Cara membuat bootable flashdisk menggunakan Rufus Windows 10 pun terbilang mudah dilakukan. Pemula yang tidak mengerti tentang software bisa mencoba sendiri dengan mengikuti rangkuman yang ditulis di bawah ini.
Cara Membuat Bootable Flashdisk Rufus Windows 10
Dikutip dari laman Tech Acrobat, sebelum menyimak tutorial atau cara membuat Bootable Flashdisk Rufus Windows 10, pastikan kamu sudah memiliki file ISO.
Setelah mendapatkannya, file ISO tersebut harus di-burning dengan program Rufus untuk menyelesaikan proses instalasi Windows 10.
Selanjutnya, ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat bootable Flashdisk Rufus Windows 10 dengan mudah.
Unduh aplikasi Rufus melalui situs resminya dengan mengunjungi tautan https://rufus.ie/id/
Setelah berhasil, klik dua kali pada file Rufus untuk membukanya.
Pilih USB yang akan digunakan dan pasang USB tersebut pada perangkat yang sudah memiliki Rufus.
Aplikasi Rufus akan mendeteksi USB secara otomatis. Jika tidak, kamu bisa memiliki disk boot yang diinginkan dengan mengeklik menu ‘Device’.
Pada ‘partition scheme and target system type’, pilih ‘MBR partition scheme for BIOS or UEFI’.
Pada bagian ‘File System’ pilih FAT 32. Selanjutnya pada bagian ‘Clutser Size’ pilih 4096 bytes atau Default.
Klik centang pada kotak Quick format’, ‘Create a bootable disk using’, dan ‘Create extended label and icon files’.
Pilih ikon optical drive di bagian ‘Create a bootable disk using’.
Masukkan file ISO yang sudah diunduh dan secara otomatis akan mengubah peraturan agar sesuai file ISO yang tersedia.
Setelah selesai, atur dengan Rufus dan klik tombol Start.
Proses ini akan menghabiskan waktu tergantung pada besaran file ISO.
Dengan melakukan langkah-langkah di atas, flashdisk sudah menjadi USB bootable yang bisa digunakan untuk menginstal ulang sistem operasi Windows.
Sebelum melakukan instalasi, lihat kembali apakah perangkat yang kamu gunakan memungkinkan untuk diinstal atau tidak.
Demikian cara membuat Bootable Flashdisk Rufus Windows 10 yang bisa dilakukan dengan beberapa langkah saja. Lakukan dengan hati-hati agar bootable flashdisk bisa berhasil.
(IPT)
Frequently Asked Question Section
Apa itu Rufus?

Apa itu Rufus?
Rufus merupakan aplikasi populer yang digunakan untuk mengatasi masalah bootable software.
Berapa ukuran aplikasi Rufus?

Berapa ukuran aplikasi Rufus?
Aplikasi ini dikembangkan oleh Pete Badard dari Akeo Consulting dan memiliki ukuran sangat kecil, yakni 459 KB sehingga tidak membuat kapasitas flashdisk habis.
Apa keunggulan program Rufus?

Apa keunggulan program Rufus?
Bersifat portabel sehingga bisa langsung digunakan tanpa perlu instal, memiliki antar-muka yang sederhana, sehingga mudah digunakan oleh para pemula, dan bisa diunduh secara gratis melalui situs resminya.
