Rumus Dasar Excel yang Penting Diketahui oleh Pemula

How to tekno
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rumus dasar Excel dibutuhkan untuk memudahkan pekerjaan kamu apalagi yang berhubungan dengan data-data yang harus dikerjakan dengan benar dan rapi.
Selain untuk perhitungan data secara otomatis, Microsoft Excel juga dapat dimanfaatkan sebagai wadah untuk mengolah ratusan bahkan ribuan data dalam satu dokumen saja.
Dikutip dari buku Mengenal Microsoft Excel untuk Pemula karya Syamsul Hadi, perangkat lunak ini juga mampu menganalisis dan mempresentasikan data dalam berbagai bentuk yang menarik, seperti tabel hingga grafik.
Ada pun program-program Excel yang bermanfaat untuk memudahkan pekerjaan seseorang, di antaranya:
Bidang akuntansi, yaitu menghitung jumlah laba atau rugi suatu perusahaan, menghitung gaji karyawan, hingga menentukan biaya yang diperlukan untuk masa depan.
Kalkulasi matematis, yaitu mencari data dari penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, serta macam-macam turunannya.
Pengolah data, yaitu mencari nilai tengah, rata-rata, dan pencarian nilai maksimum dan minimum ketika mengolah data.
Pembuatan grafik, seperti grafik perkembangan jumlah penduduk selama satu periode, grafik perkembangan keuangan dalam satu tahun, hingga grafik kelulusan siswa.
Administrasi, yaitu para pengguna dapat mengelola data perencanaan, organisasi, program usaha, dan lain sebagainya.
Melihat betapa pentingnya rumus dasar Excel dan fungsinya dalam mengoperasikan perangkat lunak ini, maka kamu bisa simak artikelnya di bawah ini.
Rumus Dasar Excel dan Contohnya
Rumus Excel bisa disebut juga dengan fungsi siap pakai yang telah disediakan untuk menganalisis data. Itu sebabnya, terdapat banyak fungsi atau rumus Excel dasar dan contohnya yang tersedia.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, rumus Excel berfungsi untuk memudahkan pekerjaan seseorang dalam mengolah hingga menganalisis data. Umumnya, rumus dasar yang wajib dikuasai demi kelancaran kerja ialah SUM hingga AVERAGE.
Namun, sebelum mengenal rumus-rumus tersebut, ada beberapa ketentuan yang perlu diketahui dalam menerapkannya, yaitu:
Fungsi didahului oleh tanda = (sama dengan). Tanda sama dengan diikuti fungsi, kemudian diikuti oleh tanda kurung buka dan diakhiri tanda kurung tutup.
Tidak boleh terdapat tanda karakter spasi
Argumen berupa karakter non angka (label) harus diapit dengan tanda petik (“...’)
Argumen angka tidak boleh diapit dengan tanda petik karena dinyatakan sebagai karakter label
Batas antara satu argumen dengan yang lain dipisahkan oleh tanda koma (,) atau titik koma (;) untuk format regional Indonesia
Mengutip dari buku Bekerja Secara Otomatis di Microsoft Excel dengan Makro karya Moch. Tofik, berikut kumpulan rumus dasar Excel lengkap dengan fungsinya:
1. SUM
Rumus Excel dasar untuk menjumlahkan data atau data-data adalah SUM. Sederhananya, SUM adalah fungsi untuk menjumlah isi deretan cell, baik secara vertikal maupun horizontal. Tentunya isi yang dijumlahkan adalah data kuantitatif. Rumus dari SUM, yaitu:
=SUM(cell pertama yang ingin dijumlahkan:cell terakhir)
Contohnya, =SUM(A1:A5)
2. IF
IF adalah fungsi untuk membandingkan dua atau lebih argumen. Fungsi ini memiliki dua hasil sesuai kriteria yang dicari, yakni jika perbandingan benar dan salah. Rumus dari IF, yaitu:
=IF(nilai yang dicari, [jika nilai benar], [jika nilai salah])
Contohnya, =IF(C2="Ya", 1, 2) mengatakan IF(C2=Ya, lalu kembalikan 1, jika tidak kembalikan 2)
3. AVERAGE
AVERAGE digunakan untuk mencari nilai rata-rata secara otomatis. Jika dilihat dari rumusnya, rumus AVERAGE mirip dengan SUM, yakni:
=AVERAGE(cell pertama yang ingin dirata-rata:cell terakhir)
Contohnya, =AVERAGE(A1:A5)
4. MAX
Apa fungsi rumus Max? Fungsi Excel yang digunakan untuk menentukan nilai tertinggi (angka maksimum) dari sekumpulan nilai atau untuk mendapatkan nilai terbesar dari sejumlah data. Rumus ini terbilang sederhana, yaitu:
=MAX(nilai pertama yang ingin ditampilkan:nilai terakhir yang ingin ditampilkan)
Contohnya, =MAX(A1:A5)
5. MIN
Fungsi MIN digunakan untuk mencari nilai atau angka paling rendah dari sekumpulan data. Rumus MIN, yaitu:
=MIN(nilai pertama yang ingin ditampilkan:nilai terakhir yang ingin ditampilkan)
Contohnya, =MIN(A1:A5)
6. COUNT
COUNT dimanfaatkan untuk menghitung jumlah sel yang berisi angka, dan menghitung angka dalam daftar argumen. Gunakan fungsi COUNT untuk mendapatkan jumlah entri di bidang angka yang ada dalam rentang atau larik angka.
Rumus dari fungsi COUNT, yaitu:
=COUNT(cell pertama:cell terakhir)
Contohnya, =COUNT(A3:A4)
7. VLOOKUP
Dikutip dari laman Support Microsoft, fungsi VLOOKUP adalah mencari data secara vertikal berdasarkan kolom pertama pada sebuah tabel. Setelah itu, mengambil nilai yang terdapat pada kolom berikutnya di baris yang sama dalam tabel data yang sesuai dengan kata kunci yang dicari.
Rumus dari fungsi VLOOKUP, yaitu:
=VLOOKUP(nilai kunci:letak tabel:nomor kolom)
Contohnya, =VLOOKUP(B3, B2:E7, 2, SALAH)
8. HLOOKUP
Mirip dengan VLOOKUP, HLOOKUP digunakan untuk mencari nilai di baris teratas tabel atau larik nilai, kemudian mengembalikan nilai di kolom yang sama dari hari yang ditentukan dalam tabel atau array.
Lebih singkatnya, HLOOKUP merupakan rumus yang digunakan untuk menemukan hal dalam kolom (horizontal). Rumus dari fungsi HLOOKUP, yaitu:
=HLOOKUP(nilai kunci:letak tabel:nomor baris)
Contohnya, =HLOOKUP("B", A1:C4, 3, BENAR)
9. ROUND
Fungsi dari ROUND adalah membulatkan angka ke jumlah digit yang ditentukan. Sebagai contoh, jika sel A1 berisi 23,7825, dan ingin membulatkan nilai itu ke dua tempat desimal, pengguna bisa menggunakan rumus berikut ini:
=ROUND(cell, cell digit)
Contohnya, =ROUND(A1, A2)
10. UPPER
UPPER adalah fungsi yang digunakan untuk mengubah semua text yang berisikan huruf kecil menjadi huruf besar. Contohnya, pengguna bisa mengetikkan perintah UPPER(text) maka tulisannya akan berubah menjadi huruf kapital. Rumus dari fungsi UPPER ini adalah:
=UPPER(cell yang ingi diubah teksnya)
Contohnya, =UPPER(A6)
11. LOWER
Berbanding terbalik dengan UPPER, LOWER merupakan fungsi yang digunakan untuk mengubah semua text yang berisikan huruf kapital menjadi huruf kecil.
Demikian rumus dasar Excel yang bisa kamu gunakan dan ketahui untuk berbagai keperluan.
(DEEM)
