Konten dari Pengguna

Rumus IF Bertingkat 2 Kondisi Secara Sederhana

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rumus IF Bertingkat 2 Kondisi. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Rumus IF Bertingkat 2 Kondisi. Sumber foto: Unsplash

Rumus IF bertingkat 2 kondisi sering dicari oleh banyak orang. Pasalnya, rumus ini digunakan untuk mengolah data di Microsoft Excel. Namun, beberapa orang masih bingung cara menuliskan rumus IF yang bertingkat dalam dua kondisi atau lebih.

Rumus IF merupakan formula Excel untuk percabangan dan bersifat dinamis. Artinya, rumus ini bisa berubah-ubah format penulisannya sesuai jumlah kondisi yang digunakan.

Perlu kita ketahui, bahwa rumus IF memiliki beberapa kondisi, sehingga disebut dengan rumus bertingkat, seperti rumus IF kondisi 1, 2, 3, dan lebih dari 4. Untuk rumus IF, disebut dengan rumus bersarang yang artinya ada formula IF di dalam IF.

Lantas, bagaimana rumus IF dengan banyak kriteria? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Penulisan Rumus IF Bertingkat 2 Kondisi

Jika ingin menuliskan rumus IF, maka tentukan dengan jumlah kondisi yang akan digunakan. Biasanya, jumlah instruksi IF yang akan muncul merupakan jumlah kondisi yang dikurangi 1.

Jika menggunakan kondisi 2, maka jumlah instruksi IF yang akan digunakan akan berjumlah 1 dan begitu seterusnya.

Mengutip laman Microsoft, rumus IF ini biasa digunakan untuk melakukan pengecekan kesalahan pada data yang diolah. Berikut ini adalah rumus IF yang bisa kamu masukkan:

=IF(logical_test, value_if_true, [value_if_false])

Dengan keterangan yang akan dijelaskan di bawah ini:

  • logical_test: Kondisi yang ingin kamu uji.

  • value_if_true: Nilai yang ingin kamu kembalikan jika hasil logical_test adalah TRUE.

  • value_if_false: Nilai yang ingin kamu kembalikan jika hasil logical_test adalah False.

Sebagai contoh, kamu diminta untuk mengolah data menggunakan rumus IF di Excel dengan pernyataan bahwa siswa yang mendapatkan nilai >75 maka dinyatakan lulus, jika nilai <75 maka dinyatakan tidak lulus atau gagal. Berikut ini adalah caranya:

  1. Jika kamu ingin menentukan lulus atau tidak dari siswa tersebut, maka dapat memasukkan data tersebut sesuai dengan rumus yang diganti dengan dua kondisi, yaitu "LULUS" dan "GAGAL". Sehingga, akan didapat hasil tes seperti ini =IF(logical_test, "LULUS", "GAGAL)

Rumus IF Bertingkat 2 Kondisi. Sumber foto: Sastia Ainun/Kumparan
  1. Untuk menguji semua nilai dari seuruh siswa, kamu bisa melakukannya secara otomatis dengan cara drag ke bawah titik pojok pada sel pertama seperti ini.

Rumus IF Bertingkat 2 Kondisi. Sumber foto: Sastia Ainun/Kumparan
  1. Sehingga, hasil akhirnya akan seperti berikut. Kamu tidak perlu menguji satu per satu nilai dari masing-masing siswa.

Rumus IF Bertingkat 2 Kondisi. Sumber foto: Sastia Ainun/Kumparan

Penulisan Rumus IF Bertingkat Lainnya

Jika kamu diminta untuk mengolah data menggunakan rumus IF di Excel dengan pernyataan-pernyataan di bawah ini:

  • Nilai A untuk siswa yang mendapatkan skor ujian lebih dari 89.

  • Nilai B untuk siswa yang mendapatkan skor ujian lebih dari 79.

  • Nilai C untuk siswa yang mendapatkan skor ujian lebih dari 69.

  • Nilai D untuk siswa yang mendapatkan skor ujian lebih dari 59.

  • Nilai F untuk siswa yang mendapatkan skor ujian kurang dari 60.

Maka, rumus IF bertingkat yang harus kamu input adalah: =IF(D2>89,"A",IF(D2>79,"B",IF(D2>69,"C",IF(D2>59,"D","F")))).

Rumus IF Bertingkat 2 Kondisi. Sumber foto: Microsoft

Demikian penjelasan rumus IF bertingkat 2 kondisi yang bisa kamu coba dengan formula di atas. Kamu bisa menentukan dua kondisi pada suatu data yang ingin kamu uji.

(SAN)