Samsung Rilis Pembaruan One UI 8.5 dengan Fitur AI Lebih Canggih

How to tekno
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Samsung secara resmi mulai meluncurkan One UI 8.5 ke berbagai perangkat Galaxy di seluruh dunia. Pembaruan ini membawa sejumlah peningkatan, mulai dari fitur Galaxy AI, desain antar muka yang bersih, hingga perlindungan privasi lebih ketat.
Mengutip laman resmi Samsung, One UI 8.5 dirancang agar perangkat Galaxy mampu bekerja lebih personal dan adaptif sesuai kebiasaan penggunanya. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Jadwal Peluncuran dan Perangkat yang Mendapat One UI 8.5
Mengutip dari Samsung Newsroom, peluncuran One UI 8.5 dimulai di Korea pada 6 Mei 2026, dengan wilayah lain menyusul secara bertahap.
Pembaruan ini pertama kali hadir di Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra sebelum akhirnya diperluas ke lebih banyak perangkat. Berikut daftar perangkat yang mendapatkan pembaruan One UI 8.5:
Galaxy S25 series dan Galaxy S25 FE
Galaxy S24 series dan Galaxy S24 FE
Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7
Galaxy Z Fold6 dan Galaxy Z Flip6
Galaxy Tab S11 series dan Galaxy Tab S10 series
Untuk series lain selain di atas, Samsung belum memberikan pengumuman resmi lanjutan terkait upgrade One UI 8.5.
Jika ingin memeriksa apakah perangkat sudah mendapatkan pembaruan, caranya masuk ke Pengaturan, lalu pilih Pembaruan Perangkat Lunak, kemudian ketuk Unduh dan Instal.
Fitur Galaxy AI di One UI 8.5
Salah satu pembaruan terbesar di One UI 8.5 adalah peningkatan pada fitur Galaxy AI yang kini terintegrasi lebih dalam ke sistem. Dirangkum dari laman resmi Samsung, berikut fitur-fitur AI yang hadir di One UI 8.5.
1. Photo Assist
Photo Assist mempermudah pengeditan foto hanya dengan mendeskripsikan hasil yang diinginkan menggunakan bahasa sehari-hari.
Galaxy AI akan otomatis menambahkan objek, mengubah suasana foto, atau menghapus elemen latar belakang sesuai perintah. Fitur ini dapat diakses langsung dari aplikasi Gallery dengan mengetuk ikon Photo Assist pada foto yang dipilih.
2. Now Nudge
Now Nudge bekerja dengan cara membaca konten yang sedang tampil di layar, lalu memberikan saran yang relevan dengan konteks tersebut.
Sebagai contoh, ketika sedang membahas kenangan perjalanan dalam percakapan pesan, Now Nudge akan otomatis menyarankan untuk berbagi foto dari momen tersebut.
Fitur ini bisa diaktifkan melalui menu Pengaturan dan akan aktif otomatis saat aplikasi pesan dibuka.
3. Now Brief
Now Brief memberikan ringkasan personal yang disesuaikan dengan minat dan rutinitas harian.
Fitur ini juga mengingatkan tentang acara penting berdasarkan notifikasi dan pesan yang diterima, sekaligus menyarankan tindakan untuk dilakukan.
4. Bixby
Bixby di One UI 8.5 kini bisa memahami konteks percakapan dengan lebih baik sehingga perintah lanjutan bisa langsung dipahami tanpa harus mengulang dari awal.
Bixby juga bisa digunakan untuk mengatur pengaturan perangkat, mencari informasi terkini, hingga mengaktifkan fitur tertentu hanya dengan perintah bahasa sehari-hari.
Desain Antarmuka yang Lebih Bersih dan Personal
Selain pembaruan AI, One UI 8.5 juga hadir dengan perombakan desain. Bar status di bagian atas dan bar navigasi di bagian bawah kini tampil transparan dan akan menghilang otomatis saat konten di-scroll.
Kustomisasi layar juga semakin fleksibel. Ikon aplikasi, widget berbagai ukuran, pintasan, dan folder bisa disusun bebas di layar Beranda sesuai kebutuhan.
Layar Kunci pun bisa dipercantik dengan jam bergaya, widget tambahan, hingga penyesuaian font dan warna secara manual atau otomatis melalui fitur Stretch Clock.
Quick Panel di One UI 8.5 kini bisa dikustomisasi lebih leluasa. Item di dalamnya bisa ditambah, dihapus, dipindah posisi, bahkan diubah ukurannya untuk memaksimalkan efisiensi akses sehari-hari.
Satu fitur tambahan yang menarik adalah optimasi wallpaper otomatis. Saat mengatur Layar Kunci, gambar akan diposisikan otomatis agar bagian penting dari foto tidak tertutup oleh jam atau widget lainnya.
Keamanan dan Privasi di One UI 8.5
Pembaruan ini juga membawa sejumlah peningkatan pada sisi keamanan dan privasi.
Mengutip dari Samsung, salah satu fitur yang paling menonjol adalah Layar Privasi yang diklaim sebagai yang pertama di dunia untuk perangkat mobile.
Layar Privasi dapat memilih aplikasi tertentu yang layarnya akan otomatis digelapkan saat digunakan di tempat umum, seperti aplikasi perbankan atau penyimpanan cloud. Fitur ini juga bisa diaktifkan khusus saat memasukkan kata sandi atau ketika notifikasi sensitif muncul.
Ada juga fitur Peringatan Privasi untuk memantau aplikasi yang terdeteksi terlalu sering mengakses lokasi akurat pengguna. Fitur ini juga memberi peringatan bila ada potensi risiko keamanan dari penggunaan data pribadi oleh aplikasi tertentu.
Selain itu, browser Samsung Internet kini dilengkapi dengan sistem deteksi situs berbahaya berbasis machine learning. Sistem ini akan menampilkan peringatan secara otomatis sebelum halaman yang terindikasi berbahaya berhasil dibuka.
Seluruh data pribadi di perangkat tetap dienkripsi dan dilindungi oleh Samsung Knox, platform keamanan berbasis hardware yang sudah lama menjadi andalan Samsung di lini Galaxy.
(FHK)
Baca juga: 6 HP 5 Jutaan Terbaik Mei 2026 untuk Multitasking dan Gaming
