Konten dari Pengguna

Shrinkage: Pengertian dan Jenis-jenisnya dalam Bisnis

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Shrinkage. Foto: Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Shrinkage. Foto: Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Shrinkage adalah salah satu jenis istilah bisnis baik dalam lingkungan produksi maupun usaha ritel. Selain dalam istilah bisnis, kata tersebut juga dipakai di berbagai istilah konstruksi.

Di artikel ini, How To Tekno akan membahas arti istilah Shrinkage berdasarkan bahasa dan istilah Shrinkage dalam cakupan bisnis. Untuk mengetahui informasinya lebih lengkap, simak pemaparannya di bawah ini.

Arti Istilah Shrinkage menurut Bahasa

Shrinkage. Foto: pexels.com.

Berdasarkan merriam-webster.com, di kategori verb, Shrinkage adalah tindakan atau proses menyusut. Sedangkan untuk nomina bahasa Inggris, Shrinkage adalah proses menurunkan berat badan ternak selama pengiriman atau penyiapan daging untuk dikonsumsi.

Sementara dalam istilah bisnis, Shrinkage adalah hilangnya barang terutama karena pencurian atau jumlah yang hilang karena penyusutan.

Dalam cakupan bisnis, Shrinkage memiliki dampak besar. Berikut ini akan dijelaskan lebih lanjut tentang Shrinkage pada cakupan bisnis.

Baca Juga: Arti Triple Kill dan Istilah Lainnya di Game Mobile Legends

Shrinkage dalam Istilah Bisnis

Shrinkage dalam istilah bisnis. Foto: pexels.com.

Menurut laman investopedia.com, Shrinkage adalah selisih antara persediaan yang dicatat dalam buku serta persediaan yang sebenarnya dalam bentuk fisik. Shrinkage bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti pencurian, kesalahan administrasi, kerusakan, dan lain-lain.

Dalam dunia bisnis, Shrinkage memiliki dampak besar yang membengaruhi faktor keuntungan. Contohnya pada lingkungan ritel, jika pengecer kehilangan persediaan karena penyusutan, ia tak dapat menutup persediaan itu sendiri.

Alasannya, tak ada persediaan untuk dijual atau dikembalikan yang mengakibatkan penurunan laba atau keuntungan. Menyadur buku How To Manage Retail Shrinkage and Prevent Loss, Shrinkage dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Known Shrinkage

Known Shrinkage adalah penyusutan yang diketahui secara nyata karena bisa langsung dicatat. Berikut contoh Known Shrinkage yang bisa ditemukan dalam kehidupan nyata.

  • Proses sortir di divisi produk segar seperti buah-buahan dan sayuran: Petugas akan memilih produk yang masih bagus dan yang tidak. Produk yang bagus akan dikeluarkan dan harus melalui pencatatan dalam buku khusus.

  • Proses Mark Down atau penuruan nilai jual barang melalui diskon: Hal ini bisa diketahui jumlahnya ketika produk terjual dengan cara memantau berapa banyak kehilangan margin akbat proses mark down. Data tersebut bisa ditarik dari laporan sistem POS.

2. Uknown Shrinkage

Uknown Shrinkage adalah penyusutan yang tak diketahui secara pasti waktu dan penyebabnya. Dengan begitu, tak bisa dicatat secara langsung. Beberapa contoh Shrinkage, yaitu:

  • Kerusakan barang yang sengaja maupun tidak sengaja tidak dicatat: Seperti staf lapangan yang menemukan barang rusak, tetapi tak melapor ke atasannya atau tak mencatat di buku khusus sehingga barang yang hilang tak terlacak.

  • Barang hilang karena pencurian baik oleh pengunjung maupun karyawan.

  • Selisih yang disebabkan oleh keteledoran dalam menjalankan prosedur administrasi.

Jenis Unknow Shrinkage baru bisa menjadi known shrinkage pada saat perusahaan ritel tersebut melakukan global stock opname atau perhitungan persediaan barang secara menyeluruh.

Sebagai informasi Shrinkage dalam dunia ritel bisa terjadi di semua proses tahapan bisnis, baik mulai pendaftaran barang sampai penukaran atau pembatalan setelah proses belanja.

(IPT)