Sistem Penamaan Domain: Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerja

How to tekno
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sistem Penamaan Domain atau disebut Domain Name System (DNS) adalah sebuah sistem yang mengubah nama situs web menjadi alamat IP agar komputer bisa mudah memahami dan membaca kueri.
Dari pengertian singkat di atas, sudah jelas bahwa Sistem Penamaan Domain merupakan komponen penting dalam aktivitas mengakses Internet. Tanpa Sistem Penamaan Domain, pengguna Internet harus memasukkan alamat IP secara lengkap.
Pengertian Sistem Penamaan Domain
Mengutip laman cloudflare, Sistem Penamaan Domain (DNS) merupakan buku telepon Internet. Pengguna umumnya mengakses informasi secara online dengan nama domain.
Namun, peramban web akan menggunakan alamat Internet Protocol (IP). Sehingga, kegunaan dari DNS adalah untuk menerjemahkan nama domain ke alamat IP agar peramban dapat memuat konten di Internet.
Setiap perangkat yang terhubung ke Internet memiliki alamat IP yang unik dan akan dipakai mesin lain menemukan perangkat tersebut. DNS berguna mempermudah pengguna Internet agar tak perlu lagi mengingat alamat IP yang berisi sederet angkat dan alfanumerik.
Fungsi Sistem Penamaan Domain
Secara umum, fungsi dari Sistem Penamaan Domain adalah mengubah nama domain menjadi alamat IP yang mudah dikenali peramban agar pengguna dapat menjangkau konten yang mereka inginkan.
Secara lengkapnya, berikut beberapa fungsi dari Sistem Penamaan Domain yang dikutip dari Techtarget:
Meminta dan mengumpulkan informasi alamat IP dari situs web berdasarkan nama domain yang digunakan.
Meminta informasi Uniform Resource Locator (URL) dari situs web berdasarkan IP Address yang dimasukkan.
Mencari server yang sesuai.
Cara Kerja Sistem Penamaan Domain
Lalu, bagaimana Sistem Penamaan Domain bekerja? Di bawah ini akan dijelaskan cara kerja Sistem Penamaan Domain yang dirangkum dari artikel ilmiah berjudul Domain Name System sebagai Salah Satu Aplikasi yang Menggunakan Konsep Pohon terbitan ITB.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, fungsi Sistem Penamaan Domain adalah menerjemahkan nama domain ke alamat IP. Dalam sistem operasi UNIX, implementasi DNS menggunakan perangkat lunak Berkeley Internet Name Domain (BIND).
BIND ini memiliki dua sisi, yaitu sisi klien dan server. Sisi klien disebut resolver yang bertugas membangkitkan pertanyaan tentang informasi nama domain yang akan dikirim ke sisi server.
Sementara, sisi server disebut named yang akan menjawab kueri-kueri dari resolver yang akan diberikan. Sehingga, cara kerja Sistem Penamaan Domain adalah klien akan mengirim permintaan ke server dalam bentuk kueri.
Sever akan mengecek ke basis data lokal dan menghubungi server lainnya untuk mengirim pesan kegagalan (failure) apabila permintaan klien tidak ditemukan.
Sekian penjelasan tentang Sistem Penamaan Domain, mulai dari pengertian, fungsi, hingga cara kerja. Semoga bermanfaat!
(NSF)
Frequently Asked Question Section
Apa kepanjangan dari DNS?

Apa kepanjangan dari DNS?
Kepanjangan dari DNS adalah Domain Name System.
Apa yang terjadi jika tidak ada Sistem Penamaan Domain?

Apa yang terjadi jika tidak ada Sistem Penamaan Domain?
Tanpa Sistem Penamaan Domain, pengguna Internet harus memasukkan alamat IP secara lengkap.
Apa kepanjangan dari URL?

Apa kepanjangan dari URL?
Kepanjangan dari URL adalah Uniform Resource Locator.
