Switch Berfungsi untuk Apa? Ini Jawabannya

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ekosistem jaringan modern, switch berfungsi mengelola aliran data antar-perangkat dan mengatur trafik data secara efisien. Lantas, apa itu switch?
Dikutip dari buku Maryono & Patmi (2008) yang berjudul Teknologi Informasi Dan Komunikasi, hub/switch merupakan perangkat penting untuk menghubungkan komputer-komputer dalam jaringan sehingga dapat saling berkomunikasi, menghubungkan beberapa perangkat, seperti komputer, server, printer, atau perangkat jaringan lainnya, dalam suatu jaringan lokal atau Local Area Network (LAN).
Switch Berfungsi untuk Apa?
Fungsi utama dari switch adalah untuk mengirimkan data dari satu perangkat ke perangkat lain di dalam jaringan dengan menggunakan alamat Media Access Control (MAC).
Dengan demikian, switch bertindak sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan perangkat yang terhubung berkomunikasi dengan lebih cepat dan aman. Berikut beberapa fungsi lengkap dari switch jaringan.
Menghubungkan Perangkat dalam Jaringan Lokal (LAN): Switch memungkinkan perangkat-perangkat seperti komputer, server, dan printer untuk terhubung dalam satu jaringan lokal (LAN), sehingga perangkat dapat berkomunikasi dan berbagi data.
Menerusan Data Berdasarkan Alamat MAC: Switch mempu memfilter dan meneruskan paket data ke perangkat tujuan berdasarkan alamat MAC, sehingga data hanya dikirim ke perangkat yang dimaksud dan tidak disebarkan ke semua perangkat dalam jaringan.
Address Learning: Switch mencatat alamat MAC dari setiap perangkat yang terhubung ke jaringan, sehingga dapat mempelajari rute tercepat untuk mengirimkan data dari satu perangkat ke perangkat lainnya.
Meningkatkan Kinerja Jaringan: Dengan memberikan jalur khusus untuk setiap perangkat yang terhubung, switch mengurangi kemungkinan tabrakan data (collision), yang sering terjadi pada hub. Hal ini meningkatkan kecepatan dan efisiensi jaringan.
Segmentasi Jaringan (Virtual LAN atau VLAN): Switch mendukung pembuatan VLAN yang memungkinkan segmentasi jaringan menjadi beberapa segmen virtual. Hal ini berguna untuk memisahkan lalu lintas data berdasarkan kebutuhan atau kebijakan tertentu.
Looping Avoidance: Switch dapat mencegah terjadinya looping atau putaran data yang tak berujung dan biasanya terjadi saat paket data tidak memiliki tujuan yang jelas. Hal ini dilakukan dengan memblokir salah satu port yang terhubung ke perangkat lain, lalu mengarahkan data ke jalur yang tepat.
Broadcast Filtering: Switch dapat memfilter lalu lintas broadcast dan hanya meneruskan paket data ke port yang memerlukan informasi tersebut, bukan ke semua perangkat dalam jaringan. Hal ini menjaga efisiensi jaringan dan menghindari overload.
Kecepatan Pengiriman Data Berkecepatan Tinggi: Dengan perangkat keras switching yang efisien, switch dapat mengirimkan paket data dengan cepat, sehingga meningkatkan kecepatan dan responsivitas jaringan.
Baca Juga: 3 Manfaat dari Membangun Jaringan Komputer
Itulah fungsi utama switch. Jika ditarik kesimpulan, switch merupakan perangkat penting dalam jaringan lokal (LAN) yang berguna untuk menghubungkan dan mengarahkan data antar-perangkat.
Berbeda dengan ruter yang menghubungkan berbagai jenis jaringan (seperti LAN dan WAN), switch berfokus pada pengiriman data langsung ke perangkat tujuan di dalam jaringan yang sama. Selain itu, switch dilengkapi fitur seperti Virtual LAN (VLAN) dan Quality of Service (QoS) yang berguna dalam mengatur keamanan jaringan.
(SLT)
