This Site Can’t Be Reached di Chrome: Penyebab dan Cara Mengatasinya

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pesan this site can’t be reached sering muncul saat membuka situs lewat Chrome atau browser lainnya. Dalam bahasa Indonesia, pesan ini berarti situs tidak dapat dijangkau.
Gangguan tersebut bisa berasal dari jaringan internet, pengaturan DNS, atau situs yang sedang bermasalah. Jika penasaran apa penyebab dan cara mengatasinya, simak penjelasan selengkapnya berikut ini!
Penyebab This Site Can’t Be Reached di Chrome
Merujuk dari laman Pulsetic, pesan this site can’t be reached merupakan tampilan umum saat Chrome gagal membuka koneksi ke sebuah situs. Informasi yang paling penting justru ada pada kode error abu-abu di bawah pesan tersebut karena kode itu menunjukkan penyebab sebenarnya.
Kode error terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama berkaitan dengan DNS, yaitu sistem yang mengubah nama situs menjadi alamat IP.
Kelompok kedua berkaitan dengan koneksi, yaitu kondisi ketika alamat sudah ditemukan tetapi hubungan ke server gagal. Berikut beberapa kode yang sering muncul:
DNS_PROBE_FINISHED_NXDOMAIN: Nama domain tidak dapat diterjemahkan menjadi alamat IP. Misalnya, karena salah ketik atau domain sudah kedaluwarsa.
ERR_NAME_NOT_RESOLVED: Pengaturan DNS gagal menemukan alamat situs, sering akibat gangguan jaringan lokal.
ERR_CONNECTION_TIMED_OUT: Server ditemukan, tetapi tidak menjawab dalam batas waktu yang ditentukan.
ERR_CONNECTION_REFUSED: Server menolak koneksi, biasanya karena layanan web tidak aktif pada port yang dituju.
ERR_CONNECTION_RESET: Koneksi terputus di tengah proses, bisa akibat firewall, VPN, atau proxy.
ERR_ADDRESS_UNREACHABLE: Alamat tujuan tidak dapat dijangkau dari jaringan yang digunakan.
Cara Mengatasi This Site Can’t Be Reached
Adapun beberapa langkah untuk mengatasi this site can’t be reached, yaitu:
Cek Alamat dan Koneksi: Pastikan alamat situs tidak salah ketik, lalu buka situs lain untuk memastikan internet berfungsi.
Restart Perangkat: Cabut modem dan router minimal 30 detik, tunggu sekitar lima menit setelah dinyalakan kembali, lalu coba buka situs tersebut.
Hapus Data Browser: Buka pengaturan Chrome, pilih privasi dan keamanan, lalu hapus data penelusuran termasuk cache dan cookie.
Flush DNS: Jalankan Command Prompt sebagai administrator, lalu ketik ipconfig /flushdns.
Ganti Server DNS: Gunakan DNS publik seperti Google 8.8.8.8 atau Cloudflare 1.1.1.1 melalui pengaturan adapter jaringan.
Perbarui IP: Ketik ipconfig /release dan ipconfig /renew, lalu netsh winsock reset serta netsh int ip reset, kemudian restart komputer.
Matikan VPN dan Firewall: Nonaktifkan sementara VPN, proxy, firewall, atau antivirus yang berpotensi memblokir situs.
Jika situs tetap tidak terbuka, coba akses alamat yang sama dari jaringan atau perangkat lain. Bila situs bisa dibuka di sana, masalah berada di perangkat atau jaringan awal. Bila gagal di mana-mana, gangguan berasal dari situs itu sendiri sehingga hanya pengelola situs yang dapat memperbaikinya.
(FHK)
Baca juga: Spooling Artinya Apa? Ini Pengertian dan Cara Kerjanya
