Tipe Data Array: Pengertian, Format, dan Jenis-jenisnya

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tipe data Array merupakan salah satu istilah yang berkaitan dengan bahasa pemrograman. Biasanya, Array atau disebut dengan lurik ini ditemukan pada data Pascal, Java, C, hingga PHP.
Tipe data akan sering ditemukan dalam dunia pemrograman, seperti pada tahap awal pembuatan sebuah program. Dari situ, pembuat program wajib menentukan tipe data yang akan digunakan.
Ada beberapa jenis tipe data, salah satunya Array. Ada beberapa jenis Array, yaitu satu dimensi dan dua dimensi. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda.
Supaya kamu tidak semakin penasaran, langsung saja simak pembahasan lengkap tipe data Array adalah dalam artikel berikut ini.
Pengertian dan Format Tipe Data Array Java
Mengutip salah satu buku karya Stralen Pratasik, S.Kom, M.T. yang berjudul Dasar-Dasar Pemrograman, contoh tipe data Array adalah tipe data yang terdiri dari tipe data yang lain. Dengan jenis Array ini, proses penyimpanan data ke dalam variabel menjadi lebih mudah, terutama jika data tersebut dalam jumlah banyak.
Array merupakan salah satu tipe data terstruktur (structured data type) yang terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang mempunyai tipe data yang sama. Misalnya, dalam satu Array hanya terdiri dari bilangan bulat saja atau pun bilangan saja.
Format dasar penggunaan Array pada program C adalah sebagai berikut:
Tipe_data_nama_variabel[jumlah_elemen]
Berikut adalah keterangan dari setiap variabel dalam rumus kueri di atas:
Tipe data bisa kamu isi dengan jenis data yang ingin kamu gunakan, seperti Integer atau Float.
Nama variabel bisa kamu isi sesuai dengan apa yang kamu cari. Misalnya, ingin mencari data karyawan, maka kamu bisa mengisinya dengan “Karyawan”.
Jumlah elemen biasanya diisi dengan banyaknya elemen pada sebuah data, bisa dalam bentuk bilangan bulat atau pecahan.
Jenis-jenis Tipe Data Array dan Contohnya
Seperti yang kita tahu, Array merupakan tipe data yang terstruktur. Pada umumnya, Array dibedakan menjadi tiga jenis sesuai dengan elemennya. Elemen merupakan sebutan untuk isi atau anggota sebuah Array. Berikut adalah jenis-jenis Array, di antaranya:
1. Array Satu Dimensi
Array dengan satu dimensi ini merupakan tipe data yang paling sering digunakan. Misalnya, berguna untuk membuat daftar sejumlah orang berdasarkan umurnya, maka persyaratan yang harus dimasukkan untuk menentukan elemennnya adalah usia.
Kamu bisa menggunakan rumus kueri berikut jika menggunakan Array satu dimensi.
tipe_elemen_array nama_array[jumlah_elemen_array];
2. Array Dua Dimensi
Sesuai dengan namanya, Array dua dimensi menggunakan dua elemen. Sehingga, kamu bisa memasukkan dua elemen.
Biasanya, jenis data Array ini berfungsi untuk menampilkan sebuah data dengan dua jenis elemen yang berbeda. Misalnya, kamu ingin menampilkan data jumlah karyawan dan jumlah komputer karyawan pada sebuah kantor. Maka, data yang tampil adalah elemen jumlah karyawan dan jumlah komputer karyawan.
Nah, jika kamu menggunakan Array dua dimensi, maka rumus kueri yang biasa dipakai adalah:
tipe_elemen_array nama_array[jumlah_baris_array][jumlah_kolom_array];
3. Array Multi Dimensi
Tipe Array yang terakhir adalah Array dengan dimensi banyak, atau lebih dari dua. Misalnya adalah Array tiga dimensi, maka contoh kasus yang bisa kamu pakai yaitu koordinat sebuah ruangan: x, y, z.
Pada Array tiga dimensi, kamu bisa menggunakan rumus kueri di bawah ini:
tipe_elemen_array nama_array[ukuran1][ukuran2]...[ukuranN];
Itulah penjelasan lengkap tipe data Array yang bisa kamu pelajari untuk membuat sebuah program dan coding.
(SAN)
