Konten dari Pengguna

Tipe Data C++, Ini Struktur dan Variabelnya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Belajar Coding. Foto: Procerator UX Design/unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Belajar Coding. Foto: Procerator UX Design/unsplash

Saat belajar bahasa pemrograman C++, kamu harus tahu beberapa tipe data C++. Hal ini untuk mempermudah dalam penulisan sintaks atau coding menggunakan bahasa C++.

Bahasa coding C++ merupakan pengembangan dari bahasa C. Bahasa C++ ini diciptakan di laboratorium yang sama, di mana bahasa C muncul adalah laboratorium Bell oleh Bjarne Stroustrup pada awal 1980-an.

Saat ini, bahasa pemrograman C++ merupakan salah satu yang paling populer, terutama untuk mengembangkan software berbasis OOP.

Saat belajar bahasa pemrograman, termasuk bahasa C++, maka kamu harus paham betul bagaimana struktur bahasa, tipe data, konstanta, dan variabelnya.

Lewat artikel ini, How To Tekno akan menjelaskan secara singkat mengenai tipe data char bahasa C serta penjelasan-penjelasan lainnya. Simak hingga habis, ya!

Tipe Data C++ dalam Programming

Ilustrasi pemrograman. Foto: Christopher Kuszajewski/Pixabay

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jika bahasa pemrograman C++ merupakan pengembangan dari bahasa C, maka ada sebagian tipe data dalam bahasa C yang juga masih dipakai dalam C++.

Mengutip dari modul Pemrograman Bahasa C++ terbitan Zeyrank Offset tahun 2010, ada lima tipe data bawaan bahasa C yang juga digunakan dalam bahasa C++, yaitu:

  • void yang merupakan tipe data yang tanpa menggunakan pengembalian nilai.

  • int merupakan kepanjangan dari interger yang artinya bilangan bulat.

  • float adalah tipe data dalam bentuk bilangan pecahan.

  • double adalah tipe data yang sama dengan float, yaitu bilangan pecahan yang jangkauannya lebih luas.

  • char adalah tipe data dalam bentuk karakter.

Kemudian, bahasa C++ menciptakan dua tipe data lainnya, yaitu:

  • bool tipe data dalam bentuk Boolean, penyampaiannya dengan True dan False

  • wchar_t merupakan tipe data yang bentuknya sama dengan char namun jangkauannya lebih luas.

Struktur Bahasa C++

Ilustrasi coding. Foto: Oskar Yildiz/Unsplash

Perhatikan contoh penulisan sintaks dengan bahasa pemrograman C++ di bawah ini:

// program pertamaku

#include <iostream.h>

int main ()

{

cout << "Selamat Belajar C++";

return 0;

}

Sekarang, How To Tekno akan menjelaskan mengenai rumus sintaks untuk tipe data C++ menurut contoh yang bisa kamu lihat di atas.

  1. Dibagian awal selalu diawali dengan tanda dua buah slash (//). Selain dengan tanda slash, bisa juga diawali dengan tanda (/*....*/). Misalnya: /*program pertamaku*/.

  2. Baris kedua adalah pernyataan untuk memerintahkan komplier agar menyertakan file header, dalam kasus ini adalah menyertakan file iostream.h yang berisi fungsi strandar untuk proses input dan output.

  3. Kemudian, kamu harus menunjukkan tipe data apa yang akan dipakai dan diikuti dengan main (). Misalnya untuk contoh di atas, tipe data yang dipakai adalah integral.

  4. Setelah itu, mulai untuk menulis fungsinya, yang harus diawali dengan tanda kurung kurawal {, dan diakhiri dengan kurung kurawal juga }

  5. Sekarang, kamu harus menulis fungsi atau rumus pemrograman yang ingin dieksekusi. Harus diingat pula, setelah penulisan tersebut harus diakhiri dengan tanda semi colon ;

  6. return 0; dimaksudkan agar fungsi yang sudah ditulis sebelumnya akan berhenti dan nilai akan dikembalikan ke main.

Variabel C++

Ilustrasi pemrograman. Foto: Danny Meneses/Pexels

Kamu juga harus tahu bagaimana penulisan variabel untuk bahasa C++ yang benar. Pendeklarasian variabel dalam bahasa pemrograman ini harus menyertakan tipe data yang dipakai untuk menampung data.

Untuk rumus sintaks bahasa C++ dalam pendeklarasian variabel adalah sebagai berikut:

Tipe_data pengenal = nilai;

Konstanta C++

Ilustrasi koding. Foto: Lukas/Pexels

Ada dua jenis pendeklarasian konstanta, yaitu #define dan const, berikut penjelasannya:

  • #define: pendeklarasian dengan #define menggunakan preprocessor directive dan sintaknya diletakkan bersama - sama dengan pernyataan #include (di atas main()).

  • const: cara pendeklarasiannya mirip dengan deklarasi variabel dan ditambahkan kata const di awal.

Sekian penjelasan mengenai bahasa pemrograman C++ yang meliputi tipe data C++, struktur, variabel, dan konstanta.

(NSF)