Urutan Processor Intel dari Terendah hingga Tertinggi

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Processor Intel merupakan salah satu brand processor yang banyak digunakan di pasaran teknologi. Intel menghadirkan berbagai seri dengan tingkatan dan kemampuan yang berbeda, mulai dari untuk perangkat harian hingga kebutuhan komputasi yang lebih kompleks.
Setiap seri memiliki posisi yang berbeda dalam jajaran Intel, sehingga urutannya perlu diketahui untuk melihat perbedaan antarseri. Lantas, bagaimana urutan processor Intel berdasarkan tingkatannya? Bagi yang masih bingung, simak urutan lengkapnya berikut ini!
Urutan Processor Intel
Mengutip dari laman Lenovo, pemilihan processor Intel dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran pengguna. Beberapa aspek yang dapat menjadi bahan pertimbangan meliputi kecepatan clock, jumlah core, ukuran cache, serta thermal design power (TDP).
Intel sendiri memiliki banyak seri dengan penamaan yang berbeda, mulai dari Celeron dan Pentium hingga Core i3, i5, i7, i9, serta Xeon. Setiap seri memiliki peruntukan yang berbeda juga. Berikut urutan processor Intel dari tingkat dasar hingga kelas yang lebih tinggi.
1. Intel Celeron
Intel Celeron merupakan seri dasar yang ditujukan untuk aktivitas ringan, seperti browsing, mengetik, menonton video, dan belajar online. Seri ini menawarkan konsumsi daya rendah dengan harga yang relatif terjangkau.
Celeron kurang cocok untuk multitasking berat, software desain, atau game dengan kebutuhan grafis tinggi. Untuk penamaannya, seri ini menggunakan angka empat digit, dengan angka yang lebih besar pada generasi yang sama menunjukkan model yang lebih tinggi.
2. Intel Pentium
Intel Pentium berada satu tingkat di atas Celeron dengan kinerja yang lebih responsif. Seri ini dapat digunakan untuk pekerjaan kantor, multitasking sederhana, menonton film, dan membuat presentasi. Pentium memiliki dua varian utama, yaitu:
Pentium Silver: Mengutamakan efisiensi daya.
Pentium Gold: Menawarkan performa yang lebih tinggi.
3. Intel Core i3
Intel Core i3 merupakan bagian dari keluarga Core yang menawarkan kinerja lebih tinggi dibandingkan seri sebelumnya. Penggunaannya mencakup pekerjaan dengan dokumen besar, multitasking ringan, hingga game kasual dan e-sport.
Pada penamaannya, angka setelah “i3” menunjukkan generasi, sedangkan angka berikutnya merupakan nomor model. Huruf tambahan menunjukkan karakteristik tertentu, seperti:
F: Tidak memiliki grafis terintegrasi dan membutuhkan kartu grafis terpisah.
K: Mendukung overclock karena multiplier tidak dikunci.
T: Dirancang dengan konsumsi daya lebih rendah.
4. Intel Core i5
Intel Core i5 menawarkan keseimbangan antara performa dan harga. Seri ini cocok untuk berbagai aktivitas, seperti multitasking, gaming, hingga editing ringan. Beberapa model memiliki karakteristik yang berbeda.
5. Intel Core i7
Intel Core i7 ditujukan untuk kebutuhan yang lebih berat, seperti editing video, rendering 3D, pemrograman, dan gaming kelas AAA. Seri ini umumnya memiliki jumlah core dan thread lebih banyak serta kecepatan pemrosesan yang lebih tinggi.
6. Intel Core i9
Intel Core i9 merupakan seri kelas atas yang ditujukan untuk kebutuhan komputasi berat, seperti gaming, pembuatan konten, dan pekerjaan profesional.
Model seperti Core i9-13900K dan Core i9-14900K memiliki banyak core serta kecepatan turbo tinggi untuk menangani beban kerja yang lebih besar.
7. Intel Xeon
Berbeda dari seri Core yang ditujukan untuk pengguna umum, Intel Xeon dirancang untuk server dan workstation profesional. Processor ini mendukung ECC (Error-Correcting Code) yang membantu menjaga keandalan data dan kestabilan sistem.
Baca juga: 5 Laptop Intel Evo Terbaik di 2026, Ini Spesifikasi Lengkapnya!
(RK)
