Warna Kabel UTP dalam Jaringan

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah kamu sedang belajar warna kabel UTP? Kamu pasti tahu jika warna kabel UTP memiliki fungsinya masing-masing. Di artikel ini akan dibahas secara jelas mengenai kabel UTP itu sendiri.
Mengutip dari Modul Jaringan Komputer - Kabel UTP yang diterbitkan SMK Andalusia 1 Wonosobo, UTP adalah singkatan dari Unishield Twisted Pair.
Dari namanya saja, yaitu unshield, berarti kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung kabel. Sehingga, kabel ini kurang tahan dengan interferensi elektromagnetik.
Kabel UTP ini biasa kamu temui pada jaringan LAN sebagai penghubung perangkat komputer dan jaringan atau antar jaringan. Berikut adalah penjelasan mengenai kode warna kabel UTP.
Warna Kabel UTP dan Fungsinya
Seperti yang sudah kita singgung sebelumnya, jika kabel UTP dilengkapi dengan delapan warna yang berbeda-beda dengan fungsinya masing-masing.
Berikut ini adalah setiap fungsi warna kabel UTP yang wajib kamu ketahui:
Jingga: untuk menghantarkan paket data.
Putih-jingga: untuk menghantarkan paket data.
Hijau: untuk mengantarkan paket data.
Putih-Hijau: untuk menghantarkan paket data.
Biru: untuk menghantarkan paket suara.
Putih-Biru: untuk menghantarkan paket suara.
Cokelat: untuk menghantarkan tegangan DC.
Putih-Cokelat: untuk menghantarkan tegangan DC.
Jenis-jenis Kabel UTP
Selain berdasarkan warnanya, kabel UTP ini juga dibagi berdasarkan jenis, yaitu straight-through, cross-over, dan roll-over. Berikut penjelasannya:
1. Kabel Straight-Through
Kabel UTP jenis straigh through mempunyai aturan penyusunan yang sama dari ujung konektor ke ujung lainnya. Tipe kabel ini dipakai untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda, misalnya router ke komputer.
2. Kabel Cross-Over
Selanjutnya ada jenis kabel UTP cross-over. Kabel ini mempunyai aturan penyusunan yang berbeda pada tiap ujung konektornya. Kabel cross-over dipakai untuk menghubungkan perangkat yang sama, misalnya komputer dengan komputer.
3. Kabel Roll-Over
Terakhir, adalah jenis kabel UTP roll-over, yang memiliki aturan penyusunan terbalik antar ujung konektor dengan ujung lainnya. Kabel ini dipakai untuk menghubungkan dua perangkat dengan jaringan yang berbeda, misalnya switch dengan proyektor.
Kategori Kabel UTP
Selain jenis-jenis di atas, kabel UTP juga dibagi berdasarkan kategorinya sebagai berikut, dikutip dari laman TechTarget:
CAT3: saat ini pengguna CAT3 cukup jarang. Kabel ini dipakai untuk saluran telepon yang mendukung jaringan 10 Mbps dengan panjang hingga 100 meter.
CAT4: biasa dipakai pada jaringan token rong. CAT4 mendukung jaringan 16 Mbps dengan panjang hingga 100 meter.
CAT5: dipakai pada jaringan LAN berbasis ethernet dengan jaringan 100 Mbps. Kemudian ada jenis CAT5e yang mendukung jaringan 1 Gbps.
CAT6: dipakai dalam jaringan LAN berbasis erhernet serta jaringan pusat data. Mendukung jaringan 1 Gbps hingga jarak 100 meter dan 10 Gbps hingga jarak 50 meter.
Itu dia penjelasan mengenai warna kabel UTP, jenis, dan kategorinya. Semoga bermanfaat!
(NSF)
