Tingkatkan Standar Global, UNISA Yogyakarta Latih Laboran Nasional
Tulisan dari Unisa Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Guna mencetak tenaga kependidikan yang adaptif dan inovatif, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Laboratorium Pendidikan Kesehatan. Kegiatan berskala nasional ini berlangsung di Ruang Sidang Gedung Siti Moendjijah pada Kamis hingga Jumat (06–07/08/2026).

Laboratorium Kesehatan
Mengusung tema "Transformasi Laboratorium Pendidikan Kesehatan Menuju Standar Global, Inovasi dan Integrasi Pembelajaran", agenda ini merespons tuntutan ekosistem pendidikan modern. Saat ini, fungsi laboratorium tidak lagi sekadar operasional teknis, melainkan dituntut menjadi lingkungan yang aman, terintegrasi, serta responsif terhadap kemajuan teknologi digital. Oleh karena itu, tenaga laboran memegang peran krusial sebagai penggerak utama yang wajib memiliki kompetensi manajemen terstruktur dan keahlian adaptif.
Wakil Rektor I UNISA Yogyakarta, Dr. Sulistyaningsih, S.KM., MH.Kes., menjelaskan bahwa pelatihan tahunan ini dirancang untuk mengakselerasi transformasi pengelolaan fasilitas praktik. Hal ini bermuara pada peningkatan kualitas pembelajaran demi menghasilkan lulusan tenaga kesehatan yang kompeten dan berdaya saing.
"Selama dua hari ini, mari kita manfaatkan waktu untuk betul-betul belajar bersama. Kami memang terus berproses, mengembangkan, serta meningkatkan fasilitas dan pelayanan menuju standar terbaik," tutur Sulis dalam sambutannya.
Forum kolaboratif ini diikuti oleh 53 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Dengan menghadirkan lima narasumber ahli, UNISA Yogyakarta berharap kegiatan ini mampu melahirkan tata kelola laboratorium yang unggul, inovatif, dan berkelanjutan.

