Konten dari Pengguna

Inovasi UMS: Mahasiswa Buat Web Smart Teacher Emotion untuk Guru

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Universitas Muhammadiyah Surakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar home smart teacher emotion yang dibuat oleh mahasiswa UMS. Tangkapan Layar Dok Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Gambar home smart teacher emotion yang dibuat oleh mahasiswa UMS. Tangkapan Layar Dok Pribadi

ums.ac.id, SURAKARTA — Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ryan Brilian Fatsena, merancang inovasi media pembelajaran sosial emosional berbasis web bernama Smart Teacher Emotion. Karya digital yang mengintegrasikan teknologi dan konsep psikologi pendidikan ini resmi mengantongi Hak Cipta sebagai perlindungan orisinalitas.

Inovasi bertajuk "Smart Teacher Emotion: Bijak Mengelola Emosi, Menjadi Teladan" tersebut dirancang khusus bagi guru dan calon guru. Platform ini memfasilitasi pemahaman terkait kesadaran diri, pengelolaan emosi, pembentukan hubungan positif, serta pengambilan keputusan yang bertanggung jawab dalam lingkungan persekolahan.

Pengembangan platform ini merupakan bagian dari luaran mata kuliah Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) PPG Prajabatan UMS yang diampu oleh Dr. Supriyono, S.Pd., M.Pd. Secara teknis, platform memanfaatkan landasan kerangka kerja pembelajaran CASEL 5 dan EMC² yang disesuaikan dengan dinamika nyata di dalam kelas.

Ryan menjelaskan bahwa kehadiran media ini didasari oleh peran sentral guru yang tidak hanya sebatas pengajar materi akademik, tetapi juga teladan emosional bagi peserta didik.

"Guru berhadapan dengan berbagai situasi di kelas yang membutuhkan kemampuan untuk mengenali dan mengelola emosi. Oleh karena itu, saya mencoba menghadirkan media pembelajaran yang dapat membantu calon guru maupun guru untuk lebih sadar terhadap emosinya sebelum menentukan respons dalam pembelajaran," ujar Ryan, Sabtu (3/10/2026).

Proses penerjemahan materi PSE yang teoretis menjadi platform interaktif menjadi tantangan utama dalam perancangan. Ryan menyusun konsep, struktur materi, hingga antarmuka situs secara mandiri agar efisien dijadikan sarana refleksi mandiri para pendidik.

Platform berbasis web tersebut kini dapat diakses secara publik melalui laman https://cobaiyan.my.canva.site/smart-teacher-emotion . Perolehan Hak Cipta atas karya ini memperkuat legalitas sekaligus dokumentasi atas pemanfaatan teknologi digital dalam penguatan kompetensi pendidik.

Ryan berharap Smart Teacher Emotion memberikan dampak berkelanjutan di dunia pendidikan nasional dan tidak berhenti sebatas pemenuhan tugas akademik semata.

"Harapannya, Smart Teacher Emotion dapat terus dikembangkan menjadi media yang bermanfaat bagi calon guru maupun guru. Saya ingin karya ini membantu mengingatkan bahwa sebelum mendidik peserta didik, guru juga perlu mampu mengenali dan mengelola dirinya sendiri," pungkasnya.