Mahasiswa UMS Bangun Resiliensi Siswa SD melalui Edukasi Mitigasi Banjir

Your Future Starts Here Mencerahkan Unggul Mendunia
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Universitas Muhammadiyah Surakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

SURAKARTA - Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Siti Munjiyah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id berhasil melakukan Program Penelitian dan Pengabdian Ormawa (PPO). Kegiatan pengabdian masyarakat ini diwujudkan dalam bentuk edukasi mitigasi bencana banjir yang diselenggarakan di SD Negeri 2 Carikan.
Mengusung pendekatan inovatif yang ramah anak dengan tema “Edukasi Resiliensi Banjir Berbasis Outdoor Learning: Membangun Kesiapsiagaan Siswa SD N 2 Carikan”, program edukasi ini dikemas melalui metode game interaktif dan bermain peran (role-play). Langkah ini diambil untuk memastikan materi mitigasi bencana dapat diterima dengan mudah dan menyenangkan oleh anak-anak usia sekolah dasar. Tercatat sebanyak 98 peserta didik yang berasal dari kelas 1 hingga kelas 6 antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan simulasi dan permainan dari awal hingga akhir.
Ketua Pelaksana Pengabdian dan Penelitian Ormawa (PPO) Muhammad Nauval Alfaruq menjelaskan, program ini dirancang tidak hanya untuk memberikan pengetahuan mengenai bencana banjir, tetapi juga membangun kesiapsiagaan siswa melalui pengalaman belajar yang aplikatif.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sejak dini mengenai penyebab, risiko, dan dampak banjir yang dapat terjadi di lingkungan sekitar. Selain itu, program ini mendorong terbentuknya karakter peduli lingkungan sebagai langkah preventif dalam mengurangi risiko terjadinya banjir. Siswa juga dibekali kemampuan praktis untuk mengenali titik-titik aman serta memahami rute evakuasi yang tepat sehingga mampu mengambil tindakan yang sesuai ketika menghadapi kondisi darurat akibat banjir,” ujarnya, Selasa (6/10/2026).
Ketua Umum Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Siti Munjiyah FKIP UMS Muhammad Faris Abid Muwaffaq mengatakan bahwa program tersebut merupakan salah satu dampak nyata pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan oleh organisasi mahasiswa.
"Melalui pendekatan outdoor learning di SDN 2 Carikan, kami sangat senang dapat mengenalkan bahaya banjir sekaligus langkah penyelamatannya sejak dini. Anak-anak luar biasa antusias, terutama saat mempraktikkan langsung simulasi evakuasi di lapangan. Alhamdulillah, pihak sekolah menyambut sangat positif dan terbuka, yang memotivasi kami untuk terus melanjutkan kolaborasi program edukasi kebencanaan seperti ini ke depannya,” ungkapnya.
Kepala Sekolah SD Negeri 2 Carikan Sri Sunarmi S.Pd., menyampaikan terima kasih kepada tim mahasiswa atas terselenggaranya kegiatan edukasi mitigasi banjir dengan antusias peserta didik yang tinggi, sehingga mampu membekali anak-anak terkait kebencanaan banjir.
Kehadiran mahasiswa PK IMM Siti Munjiyah FKIP UMS di SD N 2 Carikan, diharapkan mampu meninggalkan dampak jangka panjang bagi resiliensi komunitas sekolah. Dengan tertanamnya pengetahuan mitigasi sejak dini, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya tanggap dan sigap saat menghadapi situasi darurat bencana, tetapi juga menjadi pelopor pelestarian lingkungan di tempat tinggal mereka.
Program yang dilaksanakan pada hari Sabtu (12/9/2026) tersebut menjadi salah satu program pendukung Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan yang dilakukan oleh Organisasi Kemahasiswaan, PK IMM Siti Munjiyah FKIP UMS yang m berjalan di Desa Carikan. Program PPO ini menjadi program dukungan yang berfokus pada pencerdasan kepada anak-anak melalui satuan pendidikan dasar. (Maysali/Humas)
