Lapas Kelas I Malang Punya Bengkel Motor Kerja Lapas Industri Modifikasi Motor

Humas Lapas Lowokwaru
Akun Humas Lapas Lowokwaru di Kumparan
Konten dari Pengguna
5 April 2023 11:10 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Humas Lapas Lowokwaru tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Malang - Lapas Kelas I Malang Kanwil Kemenkumham Jatim kembali pamerkan hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berupa Modifikasi Motor Byson standart menjadi Motor super keren.
Lapas Kelas I Malang Punya Bengkel Kerja Lapas Industri Modifikasi Motor | sumber: lapasmalang
Dimana Motor Byson tersebut yang awalnya biasa saja kini dengan tampilan dari hasil Skil dan Kreativitas Warga Binaan Lapas Kelas I Malang itu tampak sangat Luar Biasa.
ADVERTISEMENT
Dalam 1 bulan pengerjaan adalah waktu yang sangat cukup singkat untuk Full Modivikasi motors tandart menjadi motor yang sangat keren seperti yang dipamerkan di berbagai Sosial media Humas Lapas Kelas I Malang.
Tujuan menampilkan atau memamerkan karya seni kepada Keseluruhan yang ada di dalam Lapas Kelas I Malang, juga kepada masyarakat luas secara Virtual, supaya mendapatkan opini atau apresiasi dari masyarakat luas terhadap produk atau karya seni WBP yang dipamerkan.
Agar diketahui juga bahwa Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang tidak sepenuhnya warga berperilaku buruk namun dengan kemampuannya bisa menghasilkan produk-produk yang tidak kalah dengan produk dipasaran pada umumnya, mereka dapat menunjukan bahwa mereka telah siap untuk menjadi manusia yang jauh lebih baik lagi untuk dirinya sendiri dan kalangan masyarakat.
Lapas Kelas I Malang Punya Bengkel Kerja Lapas Industri Modifikasi Motor | sumber: lapasmalang
“menurut saya mereka adalah Warga Binaan yang sangat Trampil khususnya di bidang modivikasi, selain sangat teliti, mereka juga memiliki kemampuan dalam konsep juga ide yang sangat luar biasah, harapan saya anak - anak Giatja Otomania ini terus mengambangkan kemampuannya saat sudah bebas nanti, dan tidak lagi melakukan tindakan yang melanggar hukun” ujar Rudi Effendy selaku pembina sekaligus pemilik Motor tersebut.
ADVERTISEMENT