Konten dari Pengguna

25 ASN Kementeria IMIPAS di DIY Gelar Ukom ProASN 2026

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Warta PAS Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

pelaksanaan ukom profiling ASN
zoom-in-whitePerbesar
pelaksanaan ukom profiling ASN

YOGYAKARTA - Sebanyak 25 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti Uji Kompetensi dalam rangka Program Profiling ASN (ProASN) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor BKN Regional I Yogyakarta, Rabu (2/9).

Uji kompetensi ini menjadi bagian dari upaya membangun pemetaan potensi dan kompetensi ASN secara objektif, terukur, dan berbasis data. Dari total 26 peserta yang terdaftar, sebanyak 25 peserta hadir dan mengikuti seluruh rangkaian asesmen, sementara satu peserta berhalangan mengikuti kegiatan karena masih memiliki nilai Uji Kompetensi (Ukom) yang tercatat dalam sistem.

Peserta terdiri atas 19 ASN dari jajaran Pemasyarakatan dan 7 ASN dari jajaran Imigrasi. Pelaksanaan asesmen dilakukan berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT) dengan sejumlah instrumen pengukuran kompetensi.

Instrumen tersebut meliputi Tes Potensi/Situational Judgement Test (SJT) untuk mengukur kemampuan penalaran, analitis, serta pengambilan keputusan. Selain itu, peserta mengikuti asesmen kompetensi manajerial dan sosio-kultural yang mencakup sejumlah indikator, antara lain integritas, kerja sama, komunikasi, orientasi pelayanan publik, perekat bangsa, serta orientasi pada hasil.

Aspek lain yang turut diukur adalah literasi digital dan emergent skills, sebagai bagian dari upaya mengetahui kesiapan ASN dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan tuntutan transformasi digital dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Sebelum pelaksanaan ujian, panitia melakukan koordinasi teknis dengan fasilitator dan asesor, verifikasi data kepesertaan, pendistribusian akun tes, serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung, termasuk jaringan internet, perangkat komputer, dan sistem aplikasi.

Selanjutnya, peserta menjalani proses registrasi dan verifikasi identitas, menerima pengarahan mengenai tata cara serta alur pengerjaan, kemudian mengerjakan seluruh modul Uji Kompetensi ProASN dengan pengawasan panitia dan dukungan teknis helpdesk selama ujian berlangsung.

Kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan sesuai jadwal. Setelah seluruh peserta menyelesaikan asesmen, panitia melakukan penarikan data hasil pengerjaan dari sistem serta evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan.

Pelaksanaan ProASN diharapkan tidak berhenti pada proses asesmen semata. Hasil penilaian nantinya menjadi basis data penting dalam membangun talent pool ASN, sekaligus mendukung penerapan manajemen talenta dan sistem merit dalam pengelolaan sumber daya manusia aparatur.

Data tersebut juga diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan karier ASN, termasuk rotasi, mutasi, promosi, dan perencanaan suksesi. Di sisi lain, hasil pemetaan kompetensi dapat digunakan untuk mengidentifikasi kesenjangan kompetensi atau gap competency, sehingga program pendidikan dan pelatihan dapat disusun secara lebih tepat sasaran.

Ke depan, hasil penilaian ProASN diharapkan dapat segera diintegrasikan dengan Star ASN dan ditindaklanjuti melalui program pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pegawai.

Melalui pelaksanaan ProASN, Kanwil Ditjenpas DIY terus mendukung penguatan tata kelola manajemen ASN yang profesional, berbasis kompetensi, dan berorientasi pada peningkatan kualitas kinerja organisasi.

Pemetaan kompetensi yang dilakukan secara objektif diharapkan mampu menghadirkan data kepegawaian yang akurat sekaligus menjadi fondasi dalam menempatkan ASN sesuai potensi, kompetensi, dan kebutuhan organisasi, sehingga pada akhirnya dapat memberikan kontribusi optimal terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.