Konten dari Pengguna

Bangun Optimisme WBP, Kakanwil Ditjenpas DIY Ajarkan Pijat Energy

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Warta PAS Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bangun Optimisme Warga Binaan, Kakanwil Ditjenpas DIY Ajarkan Pijat Energy (Sumber : Humas Kanwil Ditjenpas DIY)
zoom-in-whitePerbesar
Bangun Optimisme Warga Binaan, Kakanwil Ditjenpas DIY Ajarkan Pijat Energy (Sumber : Humas Kanwil Ditjenpas DIY)

BANTUL – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Ditjenpas DIY), Muhammad Ali Syeh Banna, memberikan penguatan sekaligus membekali Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan keterampilan pijat energy di Musala At-Ta'ibi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantul, Kamis (6/8). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan membangun mental, spiritual, serta membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.

Dalam suasana penuh keakraban, Kakanwil berdialog langsung dengan para warga binaan untuk mendengarkan berbagai pengalaman sekaligus memberikan motivasi agar mereka tetap optimis menjalani masa pembinaan. Ia mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan masa pidana sebagai kesempatan memperbaiki diri, meningkatkan kualitas hidup, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Muhammad Ali Syeh Banna menekankan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah selama memiliki kemauan dan tekad yang kuat. Menurutnya, proses pembinaan di dalam Rutan harus dimanfaatkan untuk memperkuat karakter, meningkatkan keimanan, serta membangun semangat agar mampu kembali menjadi pribadi yang produktif dan diterima oleh masyarakat.

"Kita semua memiliki kesempatan untuk menjadi lebih baik. Jadikan masa pembinaan ini sebagai waktu untuk belajar, memperbaiki diri, mendekatkan diri kepada Tuhan, dan mempersiapkan bekal agar ketika kembali ke masyarakat dapat menjadi pribadi yang bermanfaat," pesan Muhammad Ali Syeh Banna di hadapan warga binaan.

Selain memberikan penguatan mental dan spiritual, Kakanwil juga memperkenalkan teknik dasar pijat energy kepada para warga binaan. Pelatihan tersebut disampaikan secara interaktif melalui praktik langsung, sehingga peserta dapat memahami berbagai teknik sederhana yang bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh, mengurangi ketegangan otot, melancarkan peredaran darah, serta memberikan efek relaksasi.

Menurutnya, keterampilan pijat energy tidak hanya berguna untuk menjaga kesehatan pribadi, tetapi juga dapat menjadi bekal keterampilan yang bernilai ketika warga binaan telah kembali ke tengah masyarakat. Dengan memiliki kemampuan yang bermanfaat, warga binaan diharapkan semakin percaya diri untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri dan produktif setelah menyelesaikan masa pidana.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas DIY terus mendorong pelaksanaan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian, tetapi juga memberikan keterampilan praktis sebagai bekal reintegrasi sosial. Diharapkan seluruh warga binaan mampu memanfaatkan setiap program pembinaan secara optimal sehingga siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, mandiri, dan bermanfaat.