Konten dari Pengguna

Bapas Wonosari Perkuat Layanan Integrasi melalui Focus Group Discussion(FGD)

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Warta PAS Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kakanwil Ditjenpas DIY Muhammad Ali Syeh Banna membuka FGD Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi Bapas Kelas II Wonosari di SM Tower Malioboro, Rabu (30/9).
zoom-in-whitePerbesar
Kakanwil Ditjenpas DIY Muhammad Ali Syeh Banna membuka FGD Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi Bapas Kelas II Wonosari di SM Tower Malioboro, Rabu (30/9).

YOGYAKARTA — Penguatan layanan bimbingan integrasi menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan klien pemasyarakatan mampu kembali beradaptasi dan berperan secara positif di tengah masyarakat.

Hal tersebut menjadi fokus Focus Group Discussion (FGD) Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi yang diselenggarakan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Wonosari di SM Tower Malioboro, Rabu (30/9). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Daerah Istimewa Yogyakarta dan diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai unsur terkait.

FGD menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyamakan pemahaman mengenai pelaksanaan layanan bimbingan integrasi. Berbagai aspek dibahas, mulai dari asesmen kebutuhan klien, pelaksanaan pembimbingan dan pengawasan, hingga upaya pemberdayaan klien setelah menjalani program integrasi.

Kepala Kanwil Ditjenpas DIY dalam pembukaan kegiatan menegaskan pentingnya membangun sinergi dengan berbagai pihak. Dukungan masyarakat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dunia usaha, serta pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung keberhasilan reintegrasi sosial.

Dengan menghadirkan berbagai unsur dalam satu forum, Bapas Kelas II Wonosari diharapkan dapat memperoleh masukan yang komprehensif untuk menyempurnakan pelaksanaan layanan. Hasil diskusi selanjutnya dapat menjadi bahan dalam merumuskan langkah-langkah strategis dan inovatif sesuai kebutuhan di lapangan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Kanwil Ditjenpas DIY dalam menghadirkan layanan pemasyarakatan yang semakin humanis, responsif, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial serta pencegahan pengulangan tindak pidana.