Cipta Kondisi Lapar/Rutan Humanis, Kakanwil Ditjenpas DIY Sapa WBP Rutan Wates

Humas Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Warta PAS Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

WATES – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Ditjenpas DIY), Muhammad Ali Syeh Banna, terus berupaya mewujudkan kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) yang bersih, aman, tertib, serta humanis. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyapa dan berdialog secara langsung dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIB Wates, Rabu (24/6).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan Wates tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan pembinaan sekaligus memastikan pelayanan pemasyarakatan berjalan sesuai dengan prinsip penghormatan terhadap hak-hak warga binaan. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Ali Syeh Banna didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Wates berinteraksi langsung dengan para WBP untuk mendengarkan kondisi mereka serta meninjau pelaksanaan program pembinaan yang telah berjalan.
Ali Syeh menegaskan bahwa pemenuhan hak-hak warga binaan merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan sistem pemasyarakatan. Menurutnya, hak-hak dasar warga binaan harus diberikan secara optimal agar proses pembinaan dapat berjalan efektif dan mampu menghasilkan perubahan perilaku yang positif.
“Pemasyarakatan bukan hanya tentang menjalani masa pidana, tetapi juga tentang membangun kembali kualitas diri. Oleh karena itu, hak-hak warga binaan harus dipenuhi dengan baik sehingga mereka dapat mengikuti seluruh program pembinaan secara maksimal,” ujarnya.
Dalam dialog yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut, Ali Syeh juga memberikan motivasi kepada para warga binaan agar tetap memiliki semangat untuk memperbaiki diri. Ia mengajak seluruh WBP untuk menjadikan masa pembinaan sebagai momentum introspeksi dan pembelajaran guna mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
Selain memastikan pelaksanaan pembinaan berjalan dengan baik, Kakanwil juga memberikan penguatan spiritual kepada para warga binaan. Menurutnya, nilai-nilai keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter, menumbuhkan kesadaran diri, serta memperkuat mental dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Dalam penyampaiannya, Ali Syeh membagikan berbagai inspirasi kehidupan serta mengingatkan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan. Ia juga mengutip sejumlah ayat suci Al-Qur’an sebagai penguat semangat dan pengingat bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
“Jangan pernah kehilangan harapan. Setiap orang memiliki peluang untuk memperbaiki diri. Jadikan masa pembinaan ini sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan, memperkuat karakter, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” pesannya kepada para warga binaan.
Para WBP tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Interaksi langsung yang dilakukan Kakanwil menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap proses pembinaan yang sedang mereka jalani. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang positif antara jajaran pemasyarakatan dengan warga binaan.
Melalui kegiatan tersebut, Kanwil Ditjenpas DIY menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan kondisi Lapas dan Rutan yang aman, tertib, serta humanis dengan mengedepankan pelayanan, pembinaan, dan pemenuhan hak-hak warga binaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik.
