Kakanwil Ditjenpas DIY Bekali Petugas Bapas Yogyakarta dengan Pijat Energy

Humas Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Warta PAS Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

YOGYAKARTA – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Ditjenpas DIY), Muhammad Ali Syeh Banna, membekali jajaran pegawai Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta dengan keterampilan Pijat Energy sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berorientasi pada pelayanan, Selasa (14/7). Kegiatan yang berlangsung di Aula Bapas Kelas I Yogyakarta tersebut dilaksanakan setelah penguatan tugas dan fungsi bagi seluruh pegawai.
Sebelum pelatihan dimulai, Muhammad Ali Syeh Banna memberikan penguatan mental dan spiritual kepada seluruh peserta. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, ia mengajak para pegawai untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
Menurutnya, keberhasilan dalam bekerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kekuatan karakter, integritas, serta ketenangan batin yang dibangun melalui nilai-nilai spiritual. Ia mengingatkan bahwa setiap manusia selalu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas hidup, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Melalui pesan-pesan yang disampaikan dengan mengacu pada nilai-nilai luhur yang terkandung dalam ayat-ayat suci Al-Qur'an, Ali Syeh mengajak seluruh pegawai agar terus menjaga semangat bekerja, meningkatkan rasa syukur, serta menjadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat.
"Jadilah pribadi yang selalu membawa manfaat. Ketika hati kita baik, niat kita lurus, maka pekerjaan yang kita lakukan pun akan memberikan dampak positif bagi banyak orang," pesannya.
Usai memberikan motivasi, Kakanwil melanjutkan kegiatan dengan pelatihan Pijat Energy yang diperagakan secara langsung kepada para peserta. Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk pengembangan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan oleh para pegawai, baik untuk menjaga kesehatan diri sendiri maupun membantu orang lain.
Dalam sesi tersebut, peserta dikenalkan pada teknik-teknik dasar pijat energi yang sederhana namun efektif untuk membantu melancarkan peredaran darah, mengurangi pegal dan kelelahan akibat aktivitas sehari-hari, meningkatkan kebugaran tubuh, serta memberikan efek relaksasi yang berdampak positif terhadap kesehatan fisik maupun mental.
Para pegawai tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik. Dengan bimbingan langsung dari Kakanwil, mereka mencoba mempraktikkan teknik-teknik pijat energi secara bergantian sehingga dapat memahami manfaat serta penerapannya secara tepat.
Muhammad Ali Syeh Banna menjelaskan bahwa keterampilan pijat energi bukan hanya bermanfaat sebagai terapi kesehatan sederhana, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, dan semangat saling membantu antarsesama. Menurutnya, aparatur pemasyarakatan perlu memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kesehatan diri maupun orang-orang di sekitarnya sebagai bagian dari budaya kerja yang humanis.
Ia berharap ilmu yang diperoleh para pegawai dapat terus dipraktikkan dan dikembangkan, sehingga tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi bekal dalam memberikan pertolongan sederhana kepada keluarga, rekan kerja, maupun masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas DIY terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia pemasyarakatan yang tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga sehat secara fisik, kuat secara mental, matang secara spiritual, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
