Konten dari Pengguna

Karo Kemenimipas Apresiasi Rutan Jogja Lumcurkan Alat Pengelolaan Sampah

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Warta PAS Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

alat pengelolaan sampah milik rutan jogjakarta
zoom-in-whitePerbesar
alat pengelolaan sampah milik rutan jogjakarta

Yogyakarta — Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memberikan apresiasi atas inovasi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Yogyakarta dalam menghadirkan alat pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Peresmian dan Launching Alat Pengelolaan Sampah di Rutan Kelas IIA Yogyakarta, Sabtu (5/9).

Menurut Karo Ren Keu Kemenimipas, kehadiran alat pengelolaan sampah tersebut merupakan bentuk nyata komitmen jajaran pemasyarakatan untuk tidak hanya menjalankan tugas utama penyelenggaraan pemasyarakatan, tetapi juga mengambil bagian dalam menjawab persoalan lingkungan di sekitar.

Ia menilai, inovasi yang dilakukan Rutan Jogja menjadi langkah positif karena pengelolaan sampah membutuhkan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada kebersihan, tetapi juga bagaimana sampah dapat dikelola secara efektif dan memberikan manfaat.

“Saya mengapresiasi langkah Rutan Yogyakarta yang telah menghadirkan inovasi dalam pengelolaan sampah. Ini menunjukkan bahwa jajaran pemasyarakatan memiliki kepedulian dan komitmen untuk turut mendukung program pemerintah daerah sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan Rutan Kelas IIA Yogyakarta terhadap Program Jogja Olah Sampah (JOS) yang dicanangkan Pemerintah Kota Yogyakarta. Melalui pemanfaatan teknologi pengolahan sampah, timbulan sampah yang dihasilkan di lingkungan Rutan diharapkan dapat ditekan sekaligus diolah menjadi sesuatu yang memiliki nilai manfaat.

Karo Ren Keu juga menekankan bahwa keberhasilan sebuah inovasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana dan teknologi, tetapi juga oleh konsistensi dalam pemanfaatan dan pengelolaannya.

“Yang paling penting bukan hanya launching alatnya, tetapi bagaimana alat ini dapat dimanfaatkan secara optimal, dirawat, dan dikembangkan sehingga memberikan dampak nyata. Inovasi harus berkelanjutan dan menjadi bagian dari budaya kerja kita,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Kepala Rutan Kelas IIA Yogyakarta, dilanjutkan dengan pemaparan akademisi mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara tepat dan berkelanjutan.

Selanjutnya, Karo Ren Keu Kemenimipas menyampaikan sambutan yang menyoroti pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam mendukung tata kelola lingkungan. Ia juga mengapresiasi sinergi yang dibangun Rutan Jogja dengan berbagai pihak sehingga inovasi pengelolaan sampah dapat diwujudkan dan dimanfaatkan secara nyata.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam sambutannya, Kakanwil menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen, inovasi, dan konsistensi.

Usai rangkaian sambutan, dilakukan peresmian dan launching alat pengelolaan sampah oleh Kakanwil Ditjenpas DIY, disaksikan Karo Ren Keu Kemenimipas dan didampingi Kepala Rutan Kelas IIA Yogyakarta.

Para peserta selanjutnya meninjau langsung lokasi pengelolaan sampah dan menyaksikan peragaan penggunaan alat. Peninjauan tersebut memberikan gambaran mengenai proses pengolahan sampah sekaligus potensi pemanfaatan teknologi tersebut dalam mengurangi timbulan sampah di lingkungan Rutan.

Karo Ren Keu Kemenimipas berharap inovasi yang dilakukan Rutan Jogja dapat menjadi contoh bagi satuan kerja pemasyarakatan lainnya untuk terus mengembangkan berbagai terobosan yang memberikan manfaat, baik bagi organisasi maupun masyarakat.

“Kami berharap inovasi ini tidak berhenti di Rutan Yogyakarta. Semangatnya dapat ditularkan ke satuan kerja lainnya, sehingga pemasyarakatan tidak hanya hadir dalam memberikan pembinaan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Launching alat pengelolaan sampah tersebut menjadi momentum penting bagi Rutan Kelas IIA Yogyakarta untuk memperkuat komitmennya dalam mendukung Program Jogja Olah Sampah. Lebih dari sekadar seremoni, inovasi ini diharapkan menjadi bagian dari sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi serta mendorong terbentuknya budaya kerja yang semakin peduli terhadap lingkungan.