Ketua PWI DIY Bekali Humas Pemasyarakatan Strategi Menulis Berita

Humas Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Warta PAS Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

YOGYAKARTA – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Public Relation Summit 2026 pada Selasa (21/7) sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan. Mengusung tema "Membangun Citra Positif Pemasyarakatan Melalui Jurnalistik dan Media Digital", kegiatan ini diikuti oleh pengelola humas dari Lapas, Rutan, Bapas, dan jajaran Kanwil Ditjenpas DIY.
Sebagai narasumber, Kanwil Ditjenpas DIY menghadirkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY, Hudono, yang membawakan materi bertajuk "Strategi Penulisan Berita Pemerintah agar Dekat dengan Publik". Dalam paparannya, ia membagikan berbagai strategi penulisan berita yang informatif, menarik, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik kepada para peserta.
Hudono menekankan bahwa humas pemerintah perlu menghadirkan informasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, publikasi yang berkualitas akan berkontribusi dalam membangun kepercayaan sekaligus memperkuat citra positif instansi.
"Untuk meningkatkan citra positif tentu dibutuhkan berita yang baik, terutama informasi yang memang dibutuhkan masyarakat, misalnya terkait layanan," ujar Hudono.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas DIY, Muhammad Ali Syeh Banna, saat membuka kegiatan mengajak seluruh insan humas untuk memaknai publikasi sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat, bukan sekadar mengejar kuantitas pemberitaan maupun unggahan di media sosial.
"Publikasi bukan sekadar mengejar jumlah berita atau unggahan, melainkan bentuk akuntabilitas kepada masyarakat," tegas Ali.
Ia juga menekankan bahwa setiap informasi yang disampaikan kepada publik harus mengedepankan kecepatan, akurasi, validitas data, serta disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami tanpa mengabaikan etika dan profesionalisme. Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas publikasi kehumasan di lingkungan Pemasyarakatan DIY semakin meningkat sehingga mampu membangun citra institusi yang positif, terbuka, dan terpercaya di mata masyarakat.
