Konten dari Pengguna

Kolaborasi Kanwil Ditjenpas DIY dengan Pemkab Kulon Progo Gelar Baksos

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Warta PAS Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

penyetahan baksos untuk klien dan masyarakat
zoom-in-whitePerbesar
penyetahan baksos untuk klien dan masyarakat

KULONPROGO - Kepala Kanwil Ditjenpas DIY Muhammad Ali Syeh Banna memimpin aksi sosial betajuk "BAKPIA" Bapas Koordinasi, Pengawasan, Pembimbingan, dan Aksi Sosial yang digelar Bapas Kelas I Yogyakarta, Rabu (24/6).

Rangkaian aksi sosial yang bertempat di Pasar Tradisional Cublak, Jatimulyo ini diawali dengan penyerahan bantuan sosial kolaborasi dengan BAZNAS kepada 20 orang Klien Pemasyarakatan dan 8 orang warga sekitar yang membutuhkan.

Dalam sambutannya Kakanwil Ditjenpas DIY menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini bukan sekadar penyerahan bantuan sosial, melainkan sebuah wujud nyata bahwa pemasyarakatan hadir di tengah masyarakat. Pemasyarakatan tidak hanya berbicara mengenai pembinaan di dalam lembaga, tetapi juga tentang bagaimana membangun kembali hubungan sosial, kepedulian, dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan sekitar.

 

"Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa semangat gotong royong, kepedulian, dan kolaborasi antar instansi menjadi kekuatan utama dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan harmonis," tutur Ali Syeh.

Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, selanjutnya Klien Pemasyarakatan didampingi jajaran Bapas Yogyakarta melakukan aksi bersih-bersih pasar. Ini menjadi bentuk nyata kesiapan Klien Pemasyarakatan untuk kembali bersanding dengan masyarakat.

Jajaran Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, dalam hal ini diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kulon Progo, Triyono menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemasyarakatan di wilayah Yogyakarta atas aksi sosial ini. Ia juga menekankan sinergi antara jajaran Pemasyarakatan, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci terwujudnya sistem pemasyarakatan yang semakin bermanfaat bagi masyarakat.