Konten dari Pengguna

Peringatan Hari Keluarga Nasional Kanwil Ditjenpas DIY, Pentingnya Peran Ayah

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Warta PAS Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

peringatan hari keluarga nasional kanwil ditjenpas diy
zoom-in-whitePerbesar
peringatan hari keluarga nasional kanwil ditjenpas diy

Yogyakarta – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026, Senin, dengan mengusung tema "Ayah Wajib Hadir". Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi terciptanya sumber daya manusia yang unggul.

Dalam amanat yang dibacakan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas DIY, Muhammad Ali Syeh Banna disampaikan bahwa upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan karakter bangsa tidak akan terwujud apabila beban pengasuhan hanya dipikul oleh seorang ibu. Kehadiran ayah secara aktif dalam kehidupan anak dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk karakter, kepribadian, serta kestabilan emosional anak.

"Ayah tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus hadir secara fisik, emosional, dan psikologis dalam proses tumbuh kembang anak. Jangan sampai anak-anak kita tumbuh dalam kondisi fatherless, di mana ayah hadir secara fisik tetapi tidak hadir dalam kehidupan emosional mereka," tutur Ali Syeh.

Selain menyoroti pentingnya peran ayah, amanat tersebut juga mengingatkan masyarakat akan dampak negatif penggunaan gawai yang tidak terkontrol. Orang tua diimbau untuk membatasi waktu penggunaan gawai pada anak serta mengarahkan pemanfaatan teknologi ke arah yang edukatif, produktif, dan inovatif.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan keprihatinan terhadap meningkatnya berbagai persoalan sosial yang melibatkan generasi muda, seperti tawuran, perundungan, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas. Berbagai persoalan tersebut dinilai sebagai indikator melemahnya fungsi keluarga dalam memberikan pengasuhan, perhatian, dan pendidikan karakter kepada anak.

Melalui momentum Hari Keluarga Nasional, seluruh orang tua diajak memperkuat ketahanan keluarga dengan membangun komunikasi yang hangat, menanamkan nilai-nilai agama dan moral, serta menjadikan rumah sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak.

Di akhir amanat, seluruh elemen masyarakat diajak menjadikan Hari Keluarga Nasional sebagai momentum memperkuat komitmen dalam membangun keluarga Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan tangguh sebagai modal utama mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Upacara peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 di lingkungan Kanwil Ditjenpas DIY berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai. Melalui tema "Ayah Wajib Hadir", diharapkan semakin tumbuh kesadaran akan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak demi melahirkan generasi yang berkualitas, berdaya saing, dan berakhlak mulia.