Konten dari Pengguna

Yang Akan Membuat Rusuh Pada Saat Aksi Damai Diamankan Polres Tulungagung

4 September 2025 17:46 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Yang Akan Membuat Rusuh Pada Saat Aksi Damai Diamankan Polres Tulungagung
Mahasiswa Berinisal CK Yang Akan Membuat Rusuh Pada Saat Aksi Damai Berhasil Diamankan Polres Tulungagung
Humas Polres Tulungagung
Tulisan dari Humas Polres Tulungagung tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Yang Akan Membuat Rusuh Pada Saat Aksi Damai Diamankan Polres Tulungagung
zoom-in-whitePerbesar
ADVERTISEMENT
Tulungagung – Seorang berstatus mahasiswa di Kediri berinisial CK (27) diamankan Polres Tulungagung di salah satu hotel di Tulungagung.
ADVERTISEMENT
CK seorang terduga yang sebagai pelaku perusakan Mapolres Kediri Kota dan berencana akan melakukan rusuh di wilayah Kabupaten Tulungagung pada saat aksi unjuk rasa.
“Tadi Malam sekira pukul 20.00 wib Satreskrim Polres Tulungagung berhasil menangkap satu orang laki laki usia 27 tahun seorang mahasiswa di kediri kota berinisial CK sesuai KTP beralamat di Klaten”, ujar Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi, Kamis (04/09/2025).
“Ditangkap di sebuah Hotel di Tulungagung dan yang bersangkutan sudah 3 hari berada di Tulungagung”, sambungnya.
Kapolres menceritakan, bahwa pelaku selama berada di tulungagung melakukan provokasi kepada warga.
“Selama tiga hari di tulungagung CK melakukan provokasi kepada masyarakat dengan berpindah pindah warung kopi mengajak melakukan aksi unjuk rasa secara rusuh hari ini”, terang Kapolres.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan pemeriksaan yang bersangkutan terlibat penyerangan di Mapolres Kediri Kota.
“Dia melempar 2 bom molotov ke Mapolres Kediri Kota pada saat terjadi kerusuhan”, sambung Kapolres.
Dari CK dilakukan penyitaan satu buah sepeda motor yang dipakai untuk beraksi, satu tas slempang serta satu buah HP.
“Di dalam HP pelaku ada percakapan tentang kegiatan penyerangan Polres Kediri Kota dan rencana penyerangan di Tulungagung”, kata AKBP Taat.
Yang bersangkutan sudah mempunyai rencana membuat rusuh pada saat unras di wilayah Kabupaten Tulungagung, dan hari ini sudah berencana menyiapkan bom molotov.
Hasil pengembangan pelaku, kemudian Polres Tulungagung berkordinasi dengan Polres Kediri Kota kemudian berhasil mengamankan satu orang lagi yang berperan menyulut bom molotov di Polres Kediri Kota.
ADVERTISEMENT
“Pelaku berinisial MSA (24) sesuai KTP beralamat di Jakarta Timur yang berstatus Mahasiswa di Kediri Kota”, terang Kapolres.
“Dari MSA diamankan sebuah sepatu, topi yang dipakai pada saat melakukan aksi di Kediri, HP kemudian kembang api sebanyak 4 buah. Di dalam hp tersangka terdapat percakapan akan melakukan rusuh di Tulungagung dan sudah menyebar pemetaan rute lokasi target penyerangan kekelompoknya yang akan datang membuat rusuh di wilayah Tulungagung”, sambungnya.
Motif pelaku melakukan aksi pengrusakan karena mempunyai demdam kepada Polisi.
“Salah satu pelaku CK mengaku mempunyai dendam kepada Polisi karena pernah di Tilang di wilayah yogyakarta”, terangnya.
Kapolres juga menyampaikan bahwa Forkopimda dan DPRD sudah melakukan audensi dengan Korlap Unras hari ini.
ADVERTISEMENT
“Tadi malam sudah melakukan audensi dan Bapak Bupati Tulungagung sudah menerima tuntutan kordinator unras dan sudah menindaklajuti”, kata Kapolres Tulungagung.
“Kami sudah menyampaikan fakta bahwa aksi unras hari ini akan diambil alih oleh mereka yang akan melakukan aksi anarkis dan kordinator aksi sepakat membatalkan aksi unjuk rasa yang akan di gelar hari ini”, lanjutnya.
Hari ini tidak ada aksi unras namun Polres Tulungagung tetap menyiagakan kurang lebih 1500 personel.
“Personel gabungan hari ini tetap disiagakan untuk mengantisipasi kelompok kelompok yang tidak bertanggung jawab tetap nekan melakukan aksi. Selain siaga kami juga akan melakukan patroli skala besar”, kata AKBP Taat.
“Kami yakin dan percaya masyarakat tidah mudah terprovokasi. Dengan dukungan seluruh elemen masyakat yang sudah sepakat menjaga Tulungagung, keamanan tetap terjaga dan masyarakat silakan melakukan aktivitas seperti biasa”, tandas AKBP Taat.
ADVERTISEMENT