Konten dari Pengguna

Drama Penalti! Unismuh Makassar Sabet Juara Mini Soccer LLDIKTI IX

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Unismuh Makassar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tim Mini Soccer Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menjadi juara di Turnamen LLDIKTI wilayah IX setelah mengalahkan Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Final mlalui drama adu penalti.
zoom-in-whitePerbesar
Tim Mini Soccer Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menjadi juara di Turnamen LLDIKTI wilayah IX setelah mengalahkan Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Final mlalui drama adu penalti.

KABAR UNISMUH, PALOPO — Tim mini soccer Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai Turnamen Mini Soccer Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX. Dalam laga final yang berlangsung di Lapangan Gaspa, Kota Palopo, Kamis 14 Agustus 2025 Unismuh mengalahkan Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui drama adu penalti dengan skor 4-2.

Kompetisi ini digelar untuk memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan diikuti oleh perguruan tinggi swasta dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, hingga Sulawesi Tenggara. Sejak babak penyisihan, Unismuh tampil konsisten, mengandalkan permainan solid dan strategi terencana.

Partai final berlangsung sengit. Sejak menit awal, Unismuh Makassar menunjukkan dominasi permainan, memanfaatkan umpan-umpan terukur dan pressing ketat untuk menekan pertahanan lawan. Kedua tim bermain imbang hingga waktu normal berakhir, memaksa penentuan juara lewat adu penalti.

Kapten tim Unismuh, Riza Rifky Pahlawan, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. “Ini buah dari latihan, disiplin, dan kebersamaan. Kami persembahkan kemenangan ini untuk kampus dan semua pendukung,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan penuh dari civitas akademika dan suporter yang hadir di Palopo menjadi motivasi tambahan bagi tim. “Sorakan dari tribun benar-benar membakar semangat kami di lapangan,” katanya.

Turnamen ini mempertemukan tim perguruan tinggi swasta se Wilayah IX. Persaingan yang ketat membuat kemenangan Unismuh semakin bernilai, sekaligus menegaskan kapasitas mereka di bidang olahraga.

Pertandingan final juga disaksikan oleh sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan tokoh daerah. Kehadiran mereka menambah semarak suasana dan memberikan penghargaan tersendiri bagi para pemain yang berlaga.

Dari babak penyisihan hingga final, Unismuh mencatatkan rekor tak terkalahkan. Performa stabil, kekompakan pemain, serta ketajaman penyelesaian akhir menjadi faktor penentu keberhasilan mereka.