Gula Semut Kulon Progo Mendunia, Kini Terstandardisasi Eropa

Seputar liputan kegiatan pimpinan tinggi pratama dan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai media publikasi dan keterbukaan informasi publik
Konten dari Pengguna
2 November 2022 11:00
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Humas Kanwil Kemenkumham Daerah Istimewa Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kepala Kanwil Kemenkumham DIY Imam Jauhari saat menerima piagam sertifikasi standardisasi CSQA (Foto: dok. Kemenkumham)
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Kanwil Kemenkumham DIY Imam Jauhari saat menerima piagam sertifikasi standardisasi CSQA (Foto: dok. Kemenkumham)
ADVERTISEMENT
BALI - Gula Semut Kulon Progo membuktikan kualitasnya. Salah satu indikasi geografis di DIY itu kini terstandardisasi CSQA Certificazioni SRL, sebuah perusahaan sertifikasi bergengsi yang berbasis di Italia.
ADVERTISEMENT
Piagam Sertifikasi Inovasi Indikasi Geografis itu diserahkan oleh Plt Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Razilu dan diterima oleh Kepala Kanwil Kemenkumham DIY Imam Jauhari dalam penutupan Rapat Koordinasi Teknis Kinerja Program Penegakan dan Pelayanan Hukum Bidang Kekayaan Intelektual di Anvaya Beach Resort, Bali, Selasa (1/11/2022) malam.
Imam mengatakan capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi indikasi geografis di DIY. Kanwil Kemenkumham DIY pun turut berbangga karena salah satu produk indikasi geografis di DIY telah diakui kualitasnya di kancah internasional.
"Kami ucapkan selamat kepada MPIG Gula Kelapa Kulon Progo atas capaiannya berhasil mendapatkan sertifikasi ini. Indikasi geografis itu ada quality control-nya, jadi kualitas indikasi geografis gula semut ini sudah terstandardisasi di Eropa," ujar Imam.
ADVERTISEMENT
"Kami tentu saja turut berbangga dan akan terus berkomitmen meningkatkan peran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY dalam mendorong potensi indikasi geografis dan komersialisasi produk indikasi geografis yang ada di wilayah DIY," lanjutnya.
CSQA adalah perusahaan sertifikasi yang didirikan di Italia pada tahun 1990 dari lembaga bioteknologi bergengsi yang telah lama berdiri. Salah satu tujuan penting dari CSQA adalah untuk memverifikasi keamanan dan konsistensi produk makanan dan memiliki peran penting dalam pengembangan sertifikasi produk sukarela.
Piagam sertifikasi CSQA untuk inovasi indikasi geografis gula semut Kulon Progo (Foto: dok. Kemenkumham DIY)
zoom-in-whitePerbesar
Piagam sertifikasi CSQA untuk inovasi indikasi geografis gula semut Kulon Progo (Foto: dok. Kemenkumham DIY)
Sementara itu, Razilu yang menutup Rapat Koordinasi Teknis ini meminta seluruh pimpinan Kanwil Kemenkumham untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Ia meminta para pelayan publik di Kemenkumham untuk mengerahkan potensi diri yang saat ini mungkin belum terpikirkan.
ADVERTISEMENT
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) mengundang seluruh pimpinan Kanwil Kemenkumham untuk berdiskusi dalam Rapat Koordinasi Teknis yang membahas evaluasi kinerja 2022 dan rencana Target Kinerja (Tarja) Kanwil pada 2023. Razilu memberikan apresiasi kepada seluruh Kanwil Kemenkumham yang telah berpartisipasi nyata pada target kinerja 2022 dengan baik.
"Apresiasi juga kami sampaikan pada Bapak/Ibu yang telah berpartisipasi hadir di dua acara Festival Karya Cipta Anak Negeri dan Peluncuran POP (Persetujuan Otomatis Perpanjangan) Merek untuk mendukung pencanangan Tahun 2023 sebagai Tahun Merek," kata Razilu.
Pada acara ini, para Kepala Kanwil Kemenkumham di seluruh Indonesia juga membacakan dan menandatangani Panca Komitmen Bali 2022. Isi dari komitmen ini antara lain berpartisipasi aktif menyukseskan Tahun Merek 2023, melaksanakan target kinerja pelayanan KI berdasarkan nilai PASTI dan Core Value ASN Berakhlak.
ADVERTISEMENT
Para pimpinan Kanwil Kemenkumham juga berkomitmen untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan KI untuk membangun ekosistem KI yang andal, berupaya untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas dalam rangka menciptakan pelayanan KI yang prima, dan membuat kalender kerja layanan KI Tahun 2023 dan melaksanakannya secara optimal sesuai dengan Tarja.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Mutia Farida, Kepala Bidang Pelayanan Hukum Yustina Elistya Dewi, Kepala Subbidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Vanny Aldilla, dan Tim Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkumham DIY.
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020