Operasi Katarak Minim Sayatan di RS AMC Muhammadiyah

Rumah sakit swasta tipe D dengan pelayanan prima di Pusat Kota Yogyakarta
Tulisan dari RS AMC Muhammadiyah Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
RS AMC Muhammadiyah - Katarak adalah keadaan lensa mata yang mengalami kekeruhan. Banyak penderita yang pada akhirnya membutuhkan operasi untuk mengganti lensa yang rusak dengan lensa buatan. Metode operasi tersebut adalah phacoemulsification yakni bedah mata minim sayatan.

Penyebab Katarak
Proses penuaan
Trauma pada mata
Penyakit lain (diabetes mellitus, infeksi)
Kelainan kongenital
Derajat Kekeruhan Lensa
Insipien
Kekeruhan masih sangat tipis dan tajam pengelihatan masih bisa mencapai 6/6
Imatur
Kekeruhan sudah mulai padat meski belum menyeluruh dan tajam penglihatan sudah kurang dari 6/18 sampai hanya dapat menghitung jari atau 3/60
Matur
Kekeruhan sudah padat dan menyeluruh. Tajam penglihatan hanya terbatas goyangan tangan sampai hanya melihat sinar gelap terang (1/300 – 1/~)
Hipermatur
Kekeruhan sudah padat menyeluruh. Penglihatan sangat buruk hanya melihat gelap terang (1/~) kadang sudah timbul komplkasi seperti glaukoma
Penanganan Katarak
Untuk menghilangkan kekeruhan lensa maka pada saat ini dilakukan operasi dengan metode phacoemulsification yakni dengan mesin phaco yang terhubung dengan phaco tip yang dimasukkan ke dalam lensa. Lensa akan dihancurkan dan disedot keluar, yang tertinggal hanya pembungkus lensa. Untuk mengganti fungsi lensa yang telah dikeluarkan maka dipasang lensa buatan (intra okuler lens).
Keunggulan Teknik Phacoemulsification
Anestesi topikal (tetes mata pantocain)
Sayatan kecil 2,2 - 2,7 mm
Tidak memerlukan jahitan pada sayatan
Komplikasi astigmatisma kecil
Perawatan dan pemulihan lebih cepat
Tidak membutuhkan rawat inap (one day care)
Sumber:
dr. Nurfifi Arliani, Sp.M., MMR
Dokter Spesialis Mata RS AMC Muhammadiyah Yogyakarta
