Konten dari Pengguna

Kembangkan Keterampilan WBP Melalui Rubero Barbershop

U

User Dinonaktifkan

Tim Humas Rutan Kelas IIB Bengkulu

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari User Dinonaktifkan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kembangkan Keterampilan WBP Melalui Rubero Barbershop
zoom-in-whitePerbesar

27 September 2025

Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan kepada warga binaan, tidak hanya melalui program keagamaan dan pendidikan, tetapi juga melalui pengembangan keterampilan yang dapat menjadi bekal hidup setelah bebas. Salah satu inovasi yang masih terus berjalan adalah fasilitas pelatihan di Rubero Barbershop, sebuah unit usaha yang dikelola di dalam rutan sebagai sarana belajar sekaligus praktik keterampilan potong rambut bagi warga binaan.

Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando menyampaikan bahwa keterampilan di bidang jasa, khususnya tata rambut, memiliki peluang besar karena permintaan masyarakat yang tidak pernah surut.

"Program Rubero Barbershop menjadi wujud nyata dari misi Rutan Bengkulu untuk membekali warga binaan dengan kemampuan yang bermanfaat. Dengan adanya pelatihan ini, para warga binaan tidak hanya mengisi waktu selama menjalani masa hukuman, tetapi juga mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang produktif," ungkap Yulian.

Rutan Bengkulu juga rutin menghadirkan instruktur professional. Di bawah bimbingan instruktur yang berpengalaman, warga binaan dilatih mulai dari teknik dasar memotong rambut, menjaga kebersihan peralatan, hingga cara melayani pelanggan dengan baik. Pelatihan dilakukan secara terjadwal dan terpantau sehingga warga binaan dapat menguasai keterampilan secara bertahap. Tidak hanya teori, mereka juga diberi kesempatan praktik langsung dengan sesama warga binaan maupun petugas yang bersedia menjadi model.

Saat ini Rubero Barbershop sendiri dibuka untuk melayani kebutuhan potong rambut bagi warga binaan maupun petugas di Rutan Bengkulu. Dengan demikian, program ini tidak hanya sebatas pelatihan, tetapi juga memberikan pengalaman nyata dalam mengelola usaha jasa barbershop. Dari sini, warga binaan belajar bagaimana mengatur antrian, menjaga standar pelayanan, serta bertanggung jawab terhadap kepuasan pelanggan.

Pihak Rutan Bengkulu juga berharap program ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan lain untuk terus aktif mengikuti kegiatan pembinaan. Dengan adanya keterampilan yang nyata dan bisa langsung diterapkan, diharapkan mereka lebih siap beradaptasi serta mengurangi risiko kembali melakukan pelanggaran hukum.