Kamar Sel Wanita Rutan Banjarnegara Tak Luput Dari Penggeledahan Petugas BNN

Rumah Tahanan Negara Banjarnegara adalah Unit Pelaksana Teknis di wilayah Jawa Tengah yang dibawahi oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Rutan Banjarnegara tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kamar Sel Wanita Rutan Banjarnegara Tak Luput Dari Penggeledahan Petugas BNN Banjar
negara, INFO_PAS – Komitmen mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dar
i narkoba terus diperkuat oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banjarnega
ra melalui sinergi strategis bersama Aparat Penegak Hukum (APH). Kegiatan pengge
ledahan terpadu yang melibatkan unsur Kepolisian, TNI, dan BNNK Purbalingga ini
menjadi langkah konkret dalam menjaga keamanan sekaligus membangun kepercayaan p
ublik terhadap institusi pemasyarakatan. Senin, (06/04/2026). Kegiatan ini juga
merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, yan
g menjadi momentum bagi jajaran pemasyarakatan untuk semakin memperkuat komitmen
dalam menciptakan lingkungan rutan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba.
Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas melakukan penggeledahan secara menyeluruh d
engan menyasar seluruh kamar hunian tanpa terkecuali, termasuk blok wanita. Dimu
lai dari kamar hunian 1 dan 2 yang merupakan blok wanita, hingga kamar hunian 21
yang mencakup seluruh blok di dalam rutan. Kegiatan ini juga berlangsung di ten
gah jumlah warga binaan yang saat ini tercatat sebanyak 143 orang. Penggeledaha
n dilaksanakan secara sistematis, profesional, dan humanis dengan tetap mengedep
ankan prinsip penghormatan terhadap hak asasi manusia. Setiap sudut kamar diperi
ksa secara detail, termasuk barang-barang pribadi warga binaan, guna memastikan
tidak adanya barang terlarang seperti narkotika maupun alat komunikasi ilegal ya
ng berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam rutan. Tak
hanya itu, sebagai bentuk deteksi dini dan pencegahan berkelanjutan, kegiatan t
urut dilengkapi dengan pelaksanaan tes urin kepada warga binaan. Langkah ini men
jadi bagian penting dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba sekaligus m
emperkuat komitmen Rutan Banjarnegara dalam mendukung program nasional pemberant
asan narkotika. Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono, menegaskan bahwa kegi
atan ini tidak hanya berorientasi pada aspek pengamanan, tetapi juga menjadi bag
ian dari upaya membangun transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat. “Mel
alui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Rutan Banjarnegara berkomitmen p
enuh dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Kami juga membuka ru
ang sinergi seluas-luasnya bersama APH sebagai bentuk penguatan pengawasan serta
peningkatan integritas petugas,” ujarnya. Kepala Rutan juga menambahkan bahwa
sinergi lintas instansi menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem pemasyaraka
tan yang kuat dan terpercaya. Oleh karena itu, kegiatan serupa akan terus dilaks
anakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai langkah preventif dan deteksi dini
terhadap potensi pelanggaran. Kegiatan ini mencerminkan bahwa Rutan Banjarnega
ra tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga aktif menunjukk
an komitmen nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui langkah-langkah
konkret di lapangan. Keterlibatan berbagai unsur APH menunjukkan adanya kolabora
si yang solid, sekaligus menjadi pesan kuat bahwa pemberantasan narkoba merupaka
n tanggung jawab bersama. Melalui pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan sinergi
antar instansi dan Aparat Penegak Hukum semakin erat dan berkesinambungan. Denga
n kolaborasi yang kokoh serta komitmen yang sama, upaya pemberantasan narkoba di
lingkungan pemasyarakatan diharapkan dapat berjalan lebih optimal, sehingga ter
wujud rutan yang benar-benar bersih dari narkoba, aman, dan mendukung proses pem
binaan warga binaan secara maksimal.
