Konten dari Pengguna

Lewat Musik, Rutan Banjarnegara Perkuat Pembinaan Kepribadian Warga Binaan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rutan Banjarnegara tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masyarakat binaan di Rutan IIB Banjarnegara. Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Masyarakat binaan di Rutan IIB Banjarnegara. Dok. Istimewa

Banjarnegara, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banjarnegara terus berinovasi dalam pembinaan warga binaan. Salah satu inovasi tersebut diwujudkan melalui pembentukan Band Warga Binaan, sebagai media pembinaan kepribadian yang mengembangkan bakat, kreativitas, sekaligus membentuk karakter positif. Kamis, (6/8/2026).

Program pembentukan Band Warga Binaan sendiri merupakan wujud pelaksanaan pembinaan kepribadian yang sejalan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Melalui pembinaan yang terarah, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kualitas diri, serta mempersiapkan diri agar dapat kembali berfungsi sebagai anggota masyarakat yang bertanggung jawab. Musik dipilih sebagai media pembinaan karena mampu menanamkan nilai-nilai disiplin, kerja sama, kreativitas, dan kepercayaan diri.

Melalui kegiatan bermusik, warga binaan tidak hanya dilatih memainkan alat musik, tetapi juga diajak membangun komunikasi, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa saling menghargai. Band Warga Binaan menjadi ruang yang mendorong mereka untuk berkolaborasi, berbagi pengalaman, dan mengekspresikan diri secara positif dalam suasana yang kondusif.

Lebih dari itu, pembentukan band ini juga menjadi ruang dialog antara petugas dan warga binaan. Melalui proses latihan dan pendampingan, terbangun komunikasi yang lebih terbuka sehingga petugas dapat memberikan motivasi, pembinaan, serta penguatan nilai-nilai positif secara lebih efektif. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan hubungan yang harmonis dan mendukung keberhasilan proses pembinaan.

Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono, menyampaikan bahwa pembentukan Band Warga Binaan merupakan bagian dari komitmen Rutan Banjarnegara dalam menghadirkan program pembinaan yang inovatif, humanis, dan berorientasi pada perubahan perilaku.

"Musik bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi media pembinaan yang mampu menumbuhkan disiplin, kerja sama, dan kepercayaan diri. Kami berharap program ini dapat menjadi wadah bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi sekaligus mempersiapkan diri agar siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat," ujar Dodik.

Sementara itu, Bayu Teovilus, selaku Pembina Kepribadian seni musik menjelaskan bahwa musik menjadi media yang efektif untuk membangun karakter sekaligus mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan.

"Band Warga Binaan kami hadirkan sebagai ruang belajar, ruang berekspresi, sekaligus ruang dialog. Di dalamnya, warga binaan tidak hanya mengembangkan kemampuan bermusik, tetapi juga belajar menyampaikan pendapat, menghargai orang lain, dan membangun komunikasi yang positif. Harapannya, nilai-nilai tersebut menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat," ungkap Bayu.

Melalui inovasi ini, Rutan Banjarnegara terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang berdampak, sehingga setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk berkembang, memperbaiki diri, dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.