Pastikan Air Layak Rutan Banjarnegara Koordinasi dengan Puskesmas Banjarnegara 1
Tulisan dari Rutan Banjarnegara tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banjarnegara, INFO_PAS – Dalam upaya memastikan kualitas air yang digunakan bagi kebutuhan warga binaan dan operasional sehari-hari, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banjarnegara melakukan koordinasi dengan Puskesmas Banjarnegara I terkait tindak lanjut hasil pemeriksaan laboratorium kualitas air, Kamis (11/06).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Puskesmas Banjarnegara I tersebut dihadiri oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan beserta staf pelayanan tahanan Rutan Banjarnegara dan disambut langsung oleh pihak Puskesmas Banjarnegara I. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas hasil uji laboratorium yang menunjukkan adanya kandungan bakteri Coliform pada sumber air yang digunakan di lingkungan Rutan.
Dalam pembahasan yang berlangsung secara konstruktif, pihak Puskesmas Banjarnegara I memberikan sejumlah rekomendasi penanganan guna meningkatkan kualitas air. Salah satunya adalah pemberian kaporit tablet pada sumber air atau sumur selama kurang lebih 12 jam untuk mengurangi maupun menghilangkan kandungan bakteri Coliform yang dapat berasal dari lumut, E-coli, maupun kontaminasi lingkungan lainnya.
Selain itu, guna menjamin keamanan air yang digunakan dalam proses pengolahan makanan bagi warga binaan, pihak Puskesmas menyarankan agar kebutuhan air untuk operasional dapur sementara menggunakan air yang berasal dari depot air minum yang telah memenuhi standar kesehatan.
Puskesmas Banjarnegara I juga menyoroti pentingnya perawatan instalasi pengolahan air. Permasalahan lumut yang ditemukan pada sistem penyaringan dapat diatasi melalui pembersihan ulang media filter serta penggantian instalasi apabila kondisi sarana sudah tidak layak digunakan.
Sebagai tindak lanjut atas rekomendasi tersebut, Rutan Kelas IIB Banjarnegara berencana mendatangkan teknisi mesin depot air minum guna melakukan pemeriksaan menyeluruh dan perawatan terhadap instalasi pengolahan air yang ada. Kegiatan tersebut nantinya akan dilaksanakan dengan pendampingan dari pihak Puskesmas Banjarnegara I serta petugas Rutan untuk memastikan kualitas air memenuhi standar kesehatan yang berlaku.
Kepala Rutan Kelas IIB Banjarnegara, Dodik Harmono, menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan bentuk komitmen Rutan dalam memberikan pelayanan terbaik serta menjamin kesehatan warga binaan dan petugas.
"Kami berkomitmen untuk segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan oleh Puskesmas Banjarnegara I. Kualitas air yang baik merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kesehatan warga binaan maupun petugas, sehingga langkah-langkah perbaikan akan kami lakukan secara bertahap dan berkelanjutan," ujar Dodik.
Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Banjarnegara, Nurul Setyo Prihartanto, menyampaikan bahwa selain untuk menjamin kesehatan warga binaan dan petugas, langkah perbaikan kualitas air ini juga menjadi bagian dari upaya memenuhi persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
"Selain untuk menjamin kesehatan warga binaan dan petugas, langkah perbaikan kualitas air ini juga menjadi bagian dari upaya kami dalam memenuhi persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Kami berharap seluruh proses tindak lanjut dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal," terangnya.
Kegiatan koordinasi berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh sinergi. Melalui langkah ini, Rutan Kelas IIB Banjarnegara berharap kualitas air di lingkungan Rutan dapat memenuhi persyaratan kesehatan serta mendukung proses pengajuan dan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai wujud peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan.

