Perkuat Deteksi Dini, Rutan Banjarnegara Gelar Razia Kamar Hunian WBP

Rumah Tahanan Negara Banjarnegara adalah Unit Pelaksana Teknis di wilayah Jawa Tengah yang dibawahi oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rutan Banjarnegara tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banjarnegara, INFO_PAS – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banjarnegara kembali melaksanakan razia kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, Sabtu (11/04).
Razia dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka KPR) dan melibatkan komandan jaga, staf KPR, anggota regu pengamanan (Rupam), serta CPNS dalam suasana yang tertib, terukur, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
Untuk diketahui, dalam menjaga keamanan penguatan pengawasan menjadi hal yang penting. Pelaksanaan razia ini mengacu pada berbagai regulasi yang menjadi landasan pengamanan di lingkungan pemasyarakatan, serta ketentuan teknis lainnya yang mengatur standar pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
Dalam proses penggeledahan, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap barang-barang milik WBP. Hasilnya, hanya ditemukan sejumlah barang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, seperti korek api, kartu permainan, hingga benda berbahan logam. Seluruh barang tersebut kemudian diamankan untuk selanjutnya dilakukan pendataan dan penanganan sesuai prosedur yang berlaku.
Meski demikian, hasil razia menunjukkan tidak ditemukannya barang-barang terlarang kategori berat seperti narkoba, handphone, senjata tajam, maupun instalasi listrik ilegal. Hal ini menjadi indikator bahwa pengawasan dan pengendalian di Rutan Banjarnegara berjalan secara optimal.
Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono, menyampaikan bahwa kegiatan razia merupakan bagian dari langkah preventif yang rutin dilakukan guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib. “Razia ini bukan hanya sebagai bentuk penegakan aturan, tetapi juga upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Kami berkomitmen menjaga Rutan tetap dalam kondisi kondusif,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan razia berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif tanpa adanya hambatan berarti. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata keseriusan Rutan Banjarnegara dalam meningkatkan kualitas pengamanan serta memberikan rasa aman, baik bagi warga binaan maupun petugas.
Melalui langkah-langkah preventif yang konsisten dan terstruktur, Rutan Banjarnegara terus berupaya menghadirkan tata kelola pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas, sejalan dengan arahan pimpinan dalam menjaga marwah institusi pemasyarakatan.
